News / Nasional
Minggu, 23 Agustus 2026 | 13:09 WIB
Suasana Sekolah Dasar Islam (SDI) Pembangunan Pamulang, Tangerang Selatan pada Minggu (23/8/2026) setelah sebelumnya sempat viral karena ada kericuhan. (Suara.com/Alif Bintang)
Baca 10 detik
  • Peristiwa gesekan dan perusakan gerbang sekolah terjadi di SDI Pembangunan Pamulang, Tangerang Selatan, pada Sabtu, 23 Agustus 2026.
  • Keributan tersebut dipicu oleh sengketa lahan antara pihak UIN Syarif Hidayatullah dan Yayasan Syarif Hidayatullah.
  • Situasi di lokasi kejadian telah kembali kondusif dan fasilitas sekolah yang rusak segera diperbaiki keesokan harinya.

Suara.com - Belakangan viral di sosial media sebuah vidio yang menampilkan peristiwa gesekan antara sejumlah oknum di Sekolah Dasar Islam (SDI) Pembangunan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten pada Sabtu, (23/8/2026) kemarin.

Keributan itu diduga dipicu oleh sengketa antara pihak UIN Syarif Hidayatullah dan Yayasan Syarif Hidayatullah terkait penggunaan lahan.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi pukul 08.45 WIB pada Minggu (23/8/2026), situasi sekolah telah kembali kondusif.

Sejumlah petugas keamanan internal sekolah juga tampak tengah berjaga di gerbang masuk.

Beberapa petugas kepolisian tak bersenjata juga masih berada di sekitar untuk mencegah keributan terulang.

Salah satu sumber internal di lokasi bercerita, gerbang sekolah yang mengalami kerusakan pada saat kekisruhan berlangung, kini telah diperbaiki.

Ia juga mengatakan tidak ada kerusakan serius pada fasilitas di bagian dalam sekolah. Kemungkinan, kata sumber ini, kegiatan belajar mengajar juga akan kembali berlangsung normal mulai besok.

Meski begitu, dua buah kawat pembatas masih tampak terjuntai menempel pada tembok gerbang sekolah.

Seorang saksi mata, Nazar, mengatakan kekisruhan itu bermula sejak sekitar pukul 15.00 WIB Sabtu, (22/8/2026) kemarin.

Baca Juga: Beraksi di RS Buah Hati Pamulang, Tiga Pembobol ATM Ambruk Ditembak Polisi

Pengemudi ojek online ini bercerita, awalnya sejumlah massa melakukan demonstrasi di depan gedung sekolah.

"Kurang lebih 200 orang mah ada," kata Nazar kepada Suara.com pada Minggu, (23/8/2026).

Dia bilang, massa aksi terdiri dari pemuda dan ibu-ibu. Sejumlah orang yang disebutnya berperawakan mirip preman juga ikut melakukan demonstrasi.

Pada momen itulah terjadi perubuhan gerbang sekolah oleh massa.

Ia juga mengungkapkan tensi aksi sempat mereda saat kedua pihak melakukan mediasi di dalam gedung. Namun, selepas magrib suasana kembali memanas karena mediasi berjalan alot.

Kata Nazar, beberapa personel Brimob dan TNI juga tampak menenangkan kekisruhan.

Sebelumnya, terjadi gesekan antara pihak oknum-oknum yang diduga mempersoalkan penggunaan lahan SDI Pembangunan Pamulang.

Sengketa itu bermula dari klaim UIN Syarif Hidayatullah Jakarya atas kepemilikan lahan gedung sekolah. (Reporter: Alif Bintang)

Load More