Suara.com - Apa yang Anda dan keluarga harapkan ketika berlibur ke kebun binatang? Tentu saja puluhan hewan jinak dan liar yang tinggal dalam sebuah kandang terawat dan pada kondisi yang sehat.
Namun hal itu tidak akan Anda dapatkan bila memasuki Kebun Binatang Guishan di kota Yulin, Cina. Belum lama dibuka dan mempromosikan diri sebagai satu-satunya kebun binatang di kota Yulin, Kebun Binatang Guisha kini mendapat banyak sorotan media.
Pasalnya, kebun binatang tersebut sempat menggembar-gemborkan akan menampilkan atraksi pinguin, burung unta hingga burung merak. Nyatanya, kolam di sana hanya di penuhi oleh pinguin tiup mainan anak-anak.
Satu-satunya binatang hidup yang ada di 'kebun binatang' tersebut adalah kura-kura yang di simpan dalam aquarium kecil, angsa, dan ayam jantan.
Kabar mengenai Kebun Binatang Guishan sontak menjadi bahan olok-olokan warganet. Salah satu pengguna sosial media, Sina Weibo bahkan mengatakan bahwa masyarakat bisa dengan mudah menikmati kebun binatang di tempat lain. "Lebih baik ke jalanan pasar untuk melihat binatang itu semua. Gratis lagi," tulisnya bernada kesal.
Dilansir dari BBC, ada pengguna sosial media yang merasa jengkel dengan konsep Kebun Binatang Guishan. "Saya tidak bisa berhenti tertawa. Ini jelas menipu konsumen. Jangan bilang bahwa pihak manajemen sedang tertidur. Ini memperolok kecerdasan kita," jelasnya.
Menurut The South China Morning Post yang dilansi dari New York Post, ini bukan kali pertama kebun binatang di Cina yang menipu calon pengunjung dengan iming-iming atraksi binatang liar.
Di Provinsi Jiangsu, ada kebun binatang yang mengaku memiliki banyak koleksi binatang liar. Nyatanya, hanya ada anjing pudel, babi hutan dan hewan peliharaan lainnya. Ada-ada saja.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun