Suara.com - Untuk mengukur idealnya kecantikan dan ketampanan seseorang, dalam dunia estetika ada sebuah istilah yang dikenal dengan Golden Ratio.
Istilah yang dikenalkan oleh ahli bedah kecantikan dari Amerika Serikat Stephen Marquardt itu akan melihat wajah seseorang dari beberapa aspek, di antaranya proporsional, simetris, serta estetika.
Menurut Marquardt, wajah seseorang memenuhi Golden Ratio-nya apabila garis wajah dari bagian trichion (atas dahi atau garis rambut) hingga ke bagian menton (paling bawah dagu), serta garis wajah dari ujung pipi kiri hingga ujung pipi kanan berbanding 1:1.618.
Sebuah ajang pencarian MAAT Golden Ratio dilakukan untuk melihat Golden Ratio perempuan di Asia. Melalui ajang ini, 38 partisipan Indonesia berusia antara 21-58 tahun, ditemukan bahwa bentuk wajah oval (70 persen), persegi (5 persen), bulat (8 persen), segitiga terbalik (3 persen), dan oblong atau lonjong (3 persen). Hasilnya, wajah yang dinilai proporsional memiliki bentuk oval
"Para dokter berkesimpulan, bentuk wajah oval merupakan yang paling ideal untuk perempuan Asia dan dianggap paling cantik," ujar aesthetic expert, Dr Kevin Maharis, dalam jumpa pers Merz Aesthetic Advancement Techniques Golden Ratio, di Senayan City, Selasa (5/12/2017).
Melihat hal ini, Marketing Manager Merz Indonesia, Hansen Gandhi menjelaskan, Merz sebagai perusahaan yang memberikan perawatan kecantikan menghadirkan buku pedoman yang berisikan rekomendasi cara-cara terbaik untuk membentuk wajah dan beragam perawatan kecantikan.
Mulai dari bagian atas, tengah dan bawah, termasuk strategi-strategi dalam menciptakan wajah Asia yang berbentuk oval. Berdasarkan pedoman medis terbaru ini, kata Hansen, beberapa metode perawatan dapat dilakukan berdasarkan anatomi dan karakteristik wajah pasien.
"Misalnya, untuk mengubah wajah segitiga terbalik menjadi oval, mengubah wajah oblong (lonjong) menjadi oval, mengubah wajah bulat menjadi oval atau mengubah wajah kotak menjadi oval," ujar Hansen.
Lebih lanjut, dr. Kevin menjelaskan, diperlukan waktu sekitar dua minggu setelah perawatan pertama agar wajah dapat berbentuk menjadi oval. Serta efek perawatan dapat bertahan hingga satu tahun.
Baca Juga: Lelaki Harus Pakai Pembersih Wajah Khusus Lelaki, Ini Alasannya
Meski sudah ada studi yang menghasilkan bahwa bentuk wajah oval dinilai lebih cantik proporsional secara alami, tapi, kata dr. Kevin yang wajahnya sudah proporsional belum tentu berbentuk oval.
"Oval ini sebenarnya hanya persepsi publik di mana populasi Asia memang senangnya seperti itu. Hal ini karena adanya perbedaan budaya, di mana masyarakat Asia tidak suka wajahnya tirus seperti Angelina Jolie. Mereka senang seperti selebriti Korea," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Sepeda Lipat Lokal Terbaik di Indonesia, Murah sampai Mewah Sesuai Bujet
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
-
4 Krim Wajah Pencerah Terbaik yang Bikin Kulit Cerah Merata dan Bebas Noda
-
4 Shio Perlu Waspada pada 13 April 2026, Energi Hari Ini Bisa Bawa Tantangan
-
Ketidakseimbangan Lipid Picu Ketombe dan Rambut Kering, Ini Solusi Perawatan Menyeluruhnya
-
5 Serum Lokal untuk Mencerahkan Wajah, Bye-Bye Kulit Kusam dan Noda Hitam
-
5 Parfum Wangi Minyak Telon, Aromanya Lembut dan Bikin Tenang
-
5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan