Wagyu dikenal sebagai salah satu ras sapi Jepang yang kerap dijadikan hidangan steak. Steak wagyu punya banyak pecinta karena teksturnya yang empuk dan “juicy”.
Nah, jika Anda pecinta steak wagyu, tentu tak asing lagi dengan restoran Abuba Steak yang dikenal menyajikan steak wagyu dengan tingkat “marbling” (serat) 4-9.
Untuk semakin memanjakan para penggemar wagyu, Abuba Steak kembali menyelenggarakan Wagyu Eating Competition. Sebuah kompetisi di mana penggemar setia Abuba Steak harus menghabiskan 1,2 kilogram steak wagyu lengkap dengan sayuran dan kentang khas Abuba Steak dengan total mencapai 1,5 kilogram.
"Kegiatan rutin ini sebenarnya masuk dalam rangkaian acara Wagyu Fest yang diselenggarakan tiap tahun. Untuk kompetisi ini, tujuannya adalah ingin lebih mengindentikan Abuba Steak dengan daging wagyu. Karena selama ini, menu wagyu di Abuba Steak paling favorit," ujar Operational Manager Abuba Steak Indonesia, Priyono, Sabtu (16/12/2017).
Dalam lomba ini, lanjut Priyono, peserta yang berjumlah 45 orang harus menghabiskan keseluruhan menu dalam waktu 12 menit. Salah seorang pemenang bernama Presto Hasurungan Sirait, berhasil menghabiskan menu, dengan sisa keseluruhan 283 gram daging.
Meski bersisa, kata Priyono, jumlah ini adalah jumlah sisa yang paling sedikit dibandingkan dengan peserta lain. Karena tidak ada seorang peserta pun yang berhasil menghabiskan seluruh menu secara keseluruhan, hadiah yang awalnya akan diberikan Rp10 juta, hanya diberikan senilai Rp5 juta.
Presto, lelaki berusia 39 tahun ini mengaku tak menyangka memenangkan kompetisi makan steak ini. Meski begitu, dia tetap senang karena telah berhasil mengalahkan puluhan peserta lainnya.
"Sebenernya nggak ada persiapan khusus. Memang pada dasarnya hobi saya suka makan. 1,2 kg buat saya challenge banget, ternyata sisa dikit. Triknya, dagingnya langsung saya makan sama sayuran dan kentangnya, supaya nggak makan waktu," ujar dia.
Abuba Steak sendiri adalah salah satu restoran steak yang masih mempertahankan metode memasak wagyu dengan cara traditional, yakni menggunakan arang. Daging wagyu sirloin dan rib eye merupakan menu unggulan di restoran yang berdiri sejak 1992 ini.
Berita Terkait
-
Bisakah Ganti Steak Sapi dengan Salmon Bantu Kurangi Emisi?
-
Resep Steak Andalan yang Bisa Beri Kamu Kesempatan Belajar Masak di Le Cordon Bleu
-
Menebar Kebaikan di Bulan Suci, FISTFEST Berkolaborasi dengan Waroeng Steak
-
Tren Steak Premium: Eksplorasi Rasa Daging Sapi Australia di Awal Tahun
-
10 Inovasi Makanan Paling Aneh yang Ternyata Sangat Cerdas dan Bisa Selamatkan Bumi!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin
-
Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade
-
Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya
-
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi
-
Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP
-
Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil
-
Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?
-
Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
-
Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur