Suara.com - Setiap pasangan tentu memilki preferensi bercinta masing-masing, mulai dari gaya, tempat hingga kebiasaan lainnya yang dilakukan demi mengalami orgasme, tapi tahukah Anda jika desahan perempuan ternyata merupakan salah satu faktor penting dalam mencapai orgasme? Coba bayangkan, ketika Anda sedang bercinta dengan pasangan, tetapi hanya diam dan tidak berekspresi sama sekali.
Nah, jangankan merasakan orgasme, hubungan intim yang dilakukanpun tidak akan terasa seperti sedang bercinta, bukan? Karena itu, reaksi dari kedua pasangan sangatlah penting jika ingin mencapai kepuasan yang maksimal. Reaksi tersebut seperti mendesah contohnya.
Berbagai penelitian mengemukakan bahwa mendesah disaat bercinta, ternyata tidak hanya bermanfaat bagi salah satu pasangan, tetapi juga keduanya loh! Ingin tahu apa saja manfaatnya?
Yuk, simak manfaat desahan perempuan saat bercinta dikutip dari Go Dok!
1. Menemukan Titik Kenikmatan
Pasangan jadi lebih mudah menemukan titik kenikmatan. Memang, ada beberapa cara seorang perempuan mengekspresikan kenikmatannya dalam bercinta.
Namun, bagaimanapun itu caranya, entah secara lembut dan perlahan mendesah, dengan teriakan yang kencang atau bahkan sekadar memberikan raut wajah yang menggambarkan kenikmatan kepada pasangannya. Itu berarti tubuh si perempuan sungguh menikmatinya!
Selain itu, tidak hanya si perempuan, tetapi juga si lelaki yang juga mendapatkan kenikmatan dari melihat pasanganya mendesah. Mengapa? Karena ketika perempuan mendesah, berarti gaya bercinta kedua pasangan dengan satu sama lain sudah sangatlah baik untuk dapat saling memuaskan.
2. Meningkatkan Komunikasi Seksual Pasangan untuk Lebih Mudah Orgasme
Ketika perempuan mendesah, berarti secara tidak sadar, tubuh sedang mengomunikasikan bahwa apapun yang sedang dilakukan si lelaki, sangatlah terasa dengan nikmat.
Selain itu, hal tersebut juga menandakan bahwa bagian mana yang sedang diperhatikan oleh si lelaki secara seksual, sudahlah tepat untuk diteruskan hingga mencapai orgasme.
Mengapa tidak? Karena dengan si perempuan mendesah, pasangannya seolah akan seperti mendapatkan sebuah sinyal untuk terus memberikan rangsangkan lebih pada daerah tersebut.
3. Membantu Mengatur Napas
Dapat membantu untuk mengatur napas. Pasalnya, di saat perempuan membuka mulutnya untuk mendesah secara berulang-ulang, tanpa disadari, dirinya sedang mengatur napasnya agar tubuh tidak cepat lelah.
Seperti diketahui oleh pasangan suami dan istri, karena bercinta merupakan aktivitas fisik yang sangatlah intens, tubuh dapat membakar begitu banyak kalori sehingga hampir sama seperti berolahraga, bukan?
Nah, sama halnya seperti berolahraga, dalam bercinta, kedua pasangan perlu mengatur napas agar tubuh tetap berenergi. Selebihnya, dengan bernapas secara teratur, kenyamanan dan relaksasi juga dapat memicu kenikmatan seks, lho!
4. Merelaksasikan Tubuh
Manfaat desahan perempuan yang terakhir untuk merelaksasikan tubuh. Terkadang, memang untuk melepaskan diri begitu saja dengan bersuara ketika bercinta diperlukan kenyamanan dan tingkat keberanian yang tinggi. Mengapa? Karena banyak dari mereka yang menahan keinginan tersebut, biasanya atas dasar malu.
Nah, ini artinya, dengan bersuara seperti mendesah, tubuh akan terasa jauh lebih rileks karena tidak ada hal yang harus ditahan lebih lama lagi, bukan?
Selain itu, manfaat desahan juga dapat membuat Anda dan pasangan sama-sama percaya diri dalam bercinta, sehingga tubuh akhirnya lepas menjadi rileks dan bebas dari rasa stres.
Nah, itu dia manfaat desahan perempuan pada saat bercinta! Desahan yang memang merupakan sebuah reaksi spontan dari tubuh, pada dasarnya bermanfaat untuk selalu menjaga komunikasi pasangan dalam bercinta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!