Suara.com - Hari Valentine tinggal menghitung hari, dan cokelat Valentine yang identik berbentuk hati pun semakin laris dijual di toko maupun supermarket.
Buat Anda yang ingin sentuhan personal pada cokelat Valentine tahun ini, kami sarankan untuk membuat sendiri di rumah. Bahan-bahannya sangat mudah didapat di supermarket. Waktu membuatnya hanya sekitar 30 sampai 60 menit. Sedangkan peralatannya, pasti sudah tersedia di dapur rumah Anda.
Berikut langkah-langkahnya.
Bahan:
250 g cokelat putih
200 g cokelat susu
Pewarna makanan merah
Cara mem buat
1. Dalam mangkuk yang berbeda, serut masing-masing cokelat hingga berbentuk serpihan. Tujuannya supaya cokelat mudah dilelehkan.
2. Lelehkan cokelat di dalam microwave selama 45 – 60 detik. Jika tidak ada microwave, bisa diganti dengan cara ditim, yaitu melelehkan cokelat di dalam mangkuk yang ditaruh di dalam panci berisi air panas.
3. Bagi cokelat putih menjadi 2 bagian. Tambahkan 2 tetes pewarna makanan merah ke dalam lelehan cokelat putih pertama, aduk rata hingga menjadi warna merah muda.
4. Siapkan cetakan cokelat atau cetakan es yang terbuat dari silikon. Tuang lelehan cokelat putih, tunggu hingga mengeras. Setelah itu tuang cokelat merah muda di atasnya. (Agar tak mengeras, biarkan cokelat leleh yang belum digunakan tetap berada di mangkuk yang terendam air panas.)
5. Cetak cokelat susu di cetakan lain. Anda bisa mencetaknya satu warna, atau mengombinasikannya dengan cokelat putih.
6. Dinginkan. Kemudian keluarkan dari cetakan. Kini, Anda tinggal menyusunnya di dalam kotak cantik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar