Suara.com - Keindahan beragam motif batik hadir dalam koleksi musim semi dan musim panas 2018 dari brand fesyen retail asal Jepang, Uniqlo.
Dalam koleksi terbarunya, Uniqlo menampilkan berbagai motif tradisional dengan menyelaraskan warisan budaya dengan elemen modern.
Koleksi motif batik ini, terinspirasi oleh keragaman motif budaya Indonesia, seperti Sido, Ceplokan, dan Kembang. Pola Sidu dalam koleksi ini melambangkan harapan, sedangkan motif Ceplokan melambangkan kebutuhan akan persatuan. Sementara, motif Kembang dihadirkan untuk menampilkan citra flora yang indah yang melambangkan kehidupan manusia.
Untuk melestarikan keindahan dan karakteristik motif batik tradisional, Uniqlo menyajikannya melalui pakaian yang mudah digunakan, yang dirancang, dibuat, serta diproduksi di Indonesia.
Tahun ini, Uniqlo menciptakan pola yang lebih tradisional dan memperbaharui gaya koleksi agar sesuai dengan pemakai yang lebih muda. Koleksi baru ini juga mencakup desain dan siluet modern dengan bahan ringan dan nyaman yang sesuai dengan iklim tropis Asia Tenggara.
Koleksi terbaru ini menampilkan rangkaian koleksi yang lengkap, termasuk kemeja kerah tegak untuk lelaki, sementara koleksi perempuan akan menampilkan lengan berumbai dan blus ruffled untuk aksen feminin yang sesuai dengan gaya hidup kontemporer dan dapat digunakan setiap hari.
Koleksi ini hadir pertama kali pada pembukaan toko baru Uniqlo Sun Plaza Medan, pada tanggai 16 Maret lalu. Selanjutnya, koleksi akan hadir pada tanggal 23 Maret di toko-toko di Indonesia, Malaysia, Singapura dan Thailand, dan akan terdiri dari koleksi untuk perempuan dan lelaki.
Sementara, peluncuran kedua akan terdiri dari koleksi untuk lelaki yang akan hadir pada akhir Mei dengan lebih banyak variasi motif serta menghadirkan warna-warna terang dan lebih cerah. Serta pola modern yang terinspirasi dari unsur-unsur alami yang cocok dikenakan untuk acara khusus.
Melalui koleksi motif Batik, Uniqlo ingin meningkatkan kesadaran akan kekayaan budaya Indonesia bagi generasi muda. Motif dalam koleksi terbaru ini juga telah dikembangkan oleh Uniqlo sejalan dengan filosofi LifeWear untuk merancang pakaian dari waktu dan untuk saat ini.
Baca Juga: Dimas Anggara Diperiksa Kasus Penganiayaan Hari Ini?
Dengan koleksi ini, Uniqlo juga berharap dapat memenuhi kebutuhan generasi muda untuk pakaian yang dapat digunakan sehari-hari dengan harga yang terjangkau.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?
-
Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan
-
Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat
-
Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau
-
Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram
-
Viral Fasilitas Sampah KKN UMMI Sukabumi Hancur Dibongkar 2 Hari Usai Diresmikan
-
Bahan Bakar Alternatif SIG Naik 24%, Pangkas Konsumsi Batu Bara 467 Ribu Ton
-
Prabowo Mau Pidato, 103 Anggota Dewan Absen di Sidang Tahunan MPR
-
Pelita Air Pangkas Harga Tiket 45 Persen, Bidik Lonjakan Penumpang di HUT RI
-
Tragedi Tambang Emas Pohuwato, PETI Disebut Tak Sekadar Pelanggaran Izin