Suara.com - Begpacker merupakan individu atau sekelompok orang yang liburan dengan budget seminimal mungkin dan mencari uang untuk biaya liburannya dengan cara mengemis.
Trik cari uang untuk wisata ala begpacker juga bervariasi, ada yang secara terang-terangan mengemis, menjual karya seninya secara ilegal, dan ada pula yang mengajak barter barang dengan penduduk setempat.
Kaum begpacker ini juga seringkali mengemis di negara tujuan wisata yang sebenarnya lebih miskin jika dibanding dengan negara asalnya sendiri.
Sistem begpacker ini terinspirasi dari situs crowdfunding. Tapi tak sedikit yang menilai bahwa apa yang dilakukan para begpackers ini sangat memalukan.
Meskipun mendapat predikat buruk, para begpacker ini tetap melakukannya. Telah banyak beredar foto begpacker di berbagai negara yang viral di media sosial, seperti Instagram dan Twitter.
Potret begpacker di berbagai negara kebanyakan memiliki pola yang serupa, yaitu ketika mereka duduk di pinggir jalan lengkap dengan papan dari karton dengan tulisan yang intinya meminta sesuatu, bisa uang atau makanan.
Lantas apa salahnya menjadi begpacker?
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
5 Fakta Kasus Pelecehan Sesama Jenis Syekh Ahmad Al Misry: Catut Nama Nabi dan Imam Syafi'i
-
Room Art Fair 2026: Saat Kamar Hotel Disulap Jadi Instalasi Ruang Pamer Seni Kontemporer
-
Tarif Listrik per kWh Berapa? Ini Rincian Terbaru Resmi dari PLN
-
Kekayaan Hery Susanto versi LHKPN, Ketua Ombudsman yang Jadi Tersangka Korupsi
-
Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
-
5 Sepatu Hybrid dari Brand Lokal, Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Tinggi
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Peach dari Brand Lokal, Wangi Segar dan Tidak Pasaran
-
7 Sabun Cuci Muka dengan Niacinamide untuk Memutihkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Satu Dekade Buttonscarves: Dari Mimpi Sederhana Menjadi Ikon Fashion Kebanggaan Indonesia
-
Apa Maksud Hustle Culture? Mengenal Sisi Lain Budaya 'Gila Kerja'