Suara.com - Perawatan rambut rontok berbeda-beda untuk setiap orang. Meski terdengar sepele, perawatan rambut rontok harus memerhatikan jenis rambut, agar bisa memilih produk yang tepat.
Setiap orang memiliki jenis rambut yang berbeda-beda. Karenanya, dalam hal perawatan, haruslah disesuaikan dengan permasalahan yang tengah dihadapi. Jika dibiarkan dan tak ditangani secara tepat, rambut rontok bisa berdampak buruk terhadap kesehatan rambut hingga penampilan.
Direktur Natasha Skin Clinic Center dr. Dody Budiarso mengungkap, banyak faktor yang menjadi penyebab rambut rontok. Mulai dari faktor luar seperti cuaca dan polusi, hingga faktor dari dalam diri kita sendiri seperti usia, penggunaan sampo atau produk rambut yang kurang tepat dan tingkat imun serta kadar stres.
Karenanya, lanjut Dody penting untuk selalu menutrisi rambut secara benar dan teratur. Salah satunya dengan mencuci rambut menggunakan Natasha Anti Hair Loss Shampoo yang mengandung ekstrak soy bean dan ginseng, serta Natasha Hair Growth Serum dengan bahan aktif ekstrak Pisum Sativum dan Red Clover.
"Kandungannya membantu menutrisi kulit kepala untuk mengurangi kerontokan, memperkuat akar dan struktur rambut, melindungi folikel, serta menghambat perkembangan DHT (Dihydrotestosteron) yang menjadi penyebab kerontokan rambut," kata dia.
Selain penggunaan produk, perawatan rambut rontok juga akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal dengan melakukan perawatan lainnya. Misalnya, dengan perawatan Natasha Hair Mesotherapy.
Perawatan rambut dengan menggunakan Mesogun untuk memasukkan serum botanikal ke dalam kulit kepala berfungsi untuk mengurangi dan mencegah kerontokan rambut, menjadikan rambut lebih kuat dan lebat, juga memperlancar sirkulasi peredaran darah di kulit kepala.
Dody menyebut pastikan segala perawatan rambut telah mendapatkan solusinya di tangan yang tepat. Karena bagaimana pun, rambut juga harus mendapatkan perawatan yang sama baiknya dengan kulit wajah, agar tercipta sebuah penampilan yang sempurna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bersama Taspen, Kuota 100 Ribu Pemudik
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Apakah Sepeda Listrik Lipat Boleh Masuk KRL? Cek 6 Rekomendasi yang Diizinkan
-
Bukan LPDP! 5 Beasiswa Fully Funded Ini Tidak Wajibkan Penerima Kembali ke Indonesia
-
45 Desain Amplop Lebaran Gratis Siap Print, Model Unik Bikin THR Makin Berkesan
-
7 Sepatu Lebaran Tanpa Tali untuk Orang Tua, Jalan Kaki Nyaman Bebas Ribet
-
Apakah Sepeda Listrik Bisa Meledak? Cek 6 Rekomendasi Selis Terbaik Bebas Korsleting
-
Rumus dan Cara Perhitungan THR Kurang dari 1 Tahun, Pekerja Baru Wajib Tahu!
-
5 Rekomendasi Sabun Muka pH Balance untuk Jaga Skin Barrier Tetap Sehat
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin