Suara.com - Sebuah video berdurasi 12 menit 21 detik yang tersebar di media sosial YouTube mencoba membandingkan gaya makan siang antara seorang CEO dan karyawan swasta di Jakarta.
Video berjudul 'MAKAN SIANG CEO VS KARYAWAN DI JAKARTA' tersebut diunggah oleh penulis sekaligus komikus kenamaan, Raditya Dika dan telah ditonton lebih dari 2,1 juta kali.
Dalam video ini, CEO sebuah perusahaan digital content agency bernama Adhika Dwi Pramudita dan seorang karyawan swasta bernama Anya diikuti oleh tim Raditya saat memilih makan siang.
Well, ada yang janggal dalam video tersebut, ketika seorang CEO memilih makan di rumah makan sederhana, sementara si karyawan malah memilih makan di restoran mewah.
Padahal pada umumnya, CEO memiliki penghasilan yang jauh lebih baik dibanding karyawan biasa.
Lalu, berapa sih uang yang mereka habiskan untuk makan siang? Sang CEO ternyata hanya menghabiskan uang sekitar Rp 10 ribu, sedangkan si karyawan harus membayar Rp 677 ribu untuk dua orang saat makan siang.
Ketika ditanya pandangan mereka tentang makan siang, keduanya memiliki jawaban yang berbeda.
"Untuk mood booster biar semangat bekerja," kata Anya, si karyawan swasta.
Dan apa jawaban sang CEO? "Esensi makan ya makan," jawab Andhika, CEO di Penulis.ID tersebut.
Baca Juga: Indonesia Gagal ke Fase Gugur Piala AFF, Ini Komentar Bima Sakti
Meski masih diragukan apakah video tersebut merupakan gambaran sehari-hari masyarakat Jakarta, tapi video ini berhasil menuai banyak komentar warganet.
"Menjadi kaya itu penting, tapi terlihat kaya itu tidak penting," tulis komentar akun Mr. RealDrum.
Ada juga warganet yang menyangsikkan kebenaran video tersebut. "Maaf ya, tapi yang cewe (Anya, karyawan) kayaknya ke restoran cuma karena in frame di vlog Bang Radit. Beda sama bapanya yang memang sering makan di warteg itu (ibu n penjualnya aja hapal menu bapanya). Hanya menduga," tulis akun bella swa.
Well, kalau kamu sendiri, bagaimana tipe makan siangmu?
Berita Terkait
-
Tayang 16 September, Han So Hee Jadi CEO Muda dalam Film The Intern
-
Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah
-
Home in a Lunchbox: Saat Bekal Makan Siang Menjadi Simbol Kasih Sayang
-
Polemik Biaya Makan Pejabat: MBG untuk Rakyat, Jamuan Mewah untuk Pejabat?
-
CEO Grammy Tanggapi BTS yang Putuskan Tak Ajukan Lagu ke Ajang Penghargaan
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
Terkini
-
Cuma Andalkan Pensiun Rp 900 Ribu, Lansia di Yogyakarta Ini Malah Masuk Desil 10
-
Mengapa Minyak dan Air Tidak Bisa Menyatu secara Alami?
-
Kemarau Panjang Bikin Air Bersih Langka, 640.000 Liter Disalurkan ke 40 Titik
-
Google Ubah Kebijakan Spam SEO untuk Menghindari Denda Antitrust Digital di Eropa
-
5 Moisturizer Gel yang Mudah Meresap, Ringan dan Tidak Lengket di Kulit
-
Perampok Bunuh Sopir Taksi Online di Deli Serdang Ditangkap, Motif Terdesak Beli Sabu
-
Krisis Manufaktur Global Lima Pabrik Volkswagen di Jerman Terancam Berhenti Beroperasi
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
-
Gubernur Bobby Nasution Siap Jadi Ayah Asuh Guna Percepatan Legalitas Aset Wakaf
-
Brantas Abipraya Dorong Kepemilikan Hunian Lewat Urban Heights dan Program HOPE