Suara.com - Liburan ke Surabaya, Anda pasti akan terkagum-kagum saat melintas di Jalan Ahmad Yani.
Bukan tanpa alasan, Surabaya tampil beda dengan deretan bunga Pohon Tabebuya yang bermekaran di sepanjang jalan.
BACA JUGA: 8 Penjual Berkostum Kocak di Indonesia, dari Pocong sampai Naruto
Bunga dari Pohon Tabebuya ini bentuknya sekilas mirip bunga Sakura yang bermekaran di Jepang.
Faktanya Pohon Tabebuya ini sebenarnya berasal dari Brazil lho, travelers.
Ya, Pemerintah Kota Surabaya ternyata memang sengaja menghadirkan Pohon Tabebuya dari Kota Malang.
BACA JUGA: Ama, Nenek Tangguh Penakluk Laut di Jepang
Pohon Tabebuya ini sudah lama dibudidayakan di Malang nih, travelers. Pohon Tabebuya ini terkenal memiliki dahan yang kokoh serta rindang.
Bunga dari Pohon Tabebuya ini selalu mengalami puncak bermekaran di bulan Oktober hingga November setiap tahunnya.
BACA JUGA: 6 Pasangan Artis yang Tinggal di Bali, Liburan Tiap Hari
Kehadiran Pohon Tabebuya di Surabaya ini tentunya disambut baik oleh warga Surabaya.
Surabaya rasa Jepang, demikian masyarakat Kota Pahlawan menjuluki momen bunga dari Pohon Tabebuya ini ketika bermekaran.
Penasaran seperti apa nuansa Negeri Sakura di Surabaya ini? Simak di sini ya:
Berita Terkait
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Berawal dari Bakery, Pengusaha Perempuan Surabaya Kembangkan Empat Gerai Mixue dalam 3 Tahun
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!