Suara.com - Gaji juru parkir pesawat atau gaji tukang parkir pesawat berapa ya? Mungkin Anda pernah terlintas berpikir hal itu.
Menjadi juru parkir pesawat tidak bisa dianggap remeh, dan gaji tukang parkir pesawat pun tak bisa dianggap receh. Untuk menjadi ground marshall atau juru parkir pesawat membutuhkan keterampilan dan konsentrasi tinggi.
BACA JUGA: Gemesin Abis, Ini 5 Foto Liburan Azalia Bianda, Pacar Rizky Febian
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Indonesia menyebut seorang ground marshall dituntut dapat bekerja efisien, cepat, dan tepat memberikan arahan kepada pilot.
Sebelum pesawat parkir di landasan tujuan, ground marshall harus terlebih dulu memastikan kondisi lapangan steril.
BACA JUGA: Liburan ke Pantai, 5 Artis Ini Ogah Umbar Keseksian, Siapa Saja?
Setelah itu memberikan sinyal dan arahan pada pilot yang bertugas. Di saat yang bersamaan, ground marshall juga terhubung dengan operator ATC (Air Traffic Control).
BACA JUGA: Kisah Pramugari Layani Jokowi, 'Baru Pertama Kali Pejabat Lakukan Ini'
Untuk Anda yang kerap naik pesawat, pasti tak asing dengan sosok ground marshall yang biasanya mengenakan rompi merah maupun kuning, lantas berdiri di depan moncong pesawat sembari melambaikan dua buah tongkat di tangannya.
Demi alasan keamanan, ground marshall atau juru parkir pesawat juga memakai headphone khusus di telinga guna meredam suara kebisingan pesawat.
BACA JUGA: Anaknya Ngambek di Bandara, Apa yang Dilakukan Pria Ini Bikin Tepok Jidat
Dengan teknis pekerjaan yang berisiko tinggi, maka tak heran seorang ground marshall digaji tinggi ya, dikutip dari Simply Hired dan Carrer Addict seorang Ground Marshall atau Aircraft Marshalling dapat digaji hingga 70 ribu dollar bergantung maskapai dan tingkat pengalaman masing-masing.
Gaji tukang parkir atau Ground Marshall fantastis ya!
Guideku.com/Aditya Prasanda
SUMBER : Guideku.com
Berita Terkait
-
Sindiran Keras Kebijakan Tukin TNI: Seperti Tahu Bulat, Digoreng Dadakan
-
Tukin TNI Naik Usai 8 Tahun Stagnan, Kenapa Gaji Guru Masih Tertinggal?
-
DPR Tegaskan Tak Ada PHK PPPK dan Pemotongan Gaji ASN Meski Daerah Alami Krisis Anggaran
-
Skill Serba Bisa, Bayaran Seadanya: Pergeseran Makna UMR di Dunia Kerja
-
Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan