Suara.com - Jepang memang menjadi salah satu negara paling tertib dan disiplin. Maka tak heran Jepang memiliki bermacam aturan terkait dengan pekerjaan. Namun, percaya atau tidak, salah satu aturan tersebut dijamin bisa membuat Anda geleng-geleng kepala, seperti yang satu ini.
Dihimpun Guideku.com dari laman Sora News 24, diketahui bahwa Biro Transportasi di Osaka memiliki aturan bahwa masinis subway dilarang berjenggot.
Akibat larangan aneh ini, seorang masinis berjenggot yang bernama Eiji Kono pun menjadi korban. Pasalnya, Kono terus mendapat nilai jelek saat eveluasi kinerjanya.
''Dalam evaluasi terakhirku, aku mendapat nilai rendah karena aku berjenggot, kan?'' tanya Kono memastikan.
Siapa sangka, dugaan Kono tersebut benar. Manajer Sumber Daya Manusia yang menilainya mengatakan, ''Kau gagal mengikuti standar kebersihan personal. Kami tak punya pilihan selain memberi nilai jelek.''
Akibat insiden ini, Kono pun memutuskan untuk balik menuntut Biro Transportasi di Osaka pada tahun 2015 yang lalu. Kini, setelah 3 tahun lebih lamanya, Kono pun berhasil memenangkan tuntutannya.
Laranga masinis tidak boleh jenggotan ini sendiri sebenarnya ada supaya karyawan yang bekerja untuk publik terlihat memiliki tampilan yang bersih dan tidak mengintimidasi.
Kendati demikian, hakim menyatakan bahwa jenggot adalah bagian dari ''kebebasan personal'' sehingga menyuruh seseorang mencukurnya adalah tindakan ilegal.
Tak hanya itu, Kono pun akhirnya menerima kompensasi dari Biro Transportasi Osaka sebesar 440.000 yen atau sekitar 56 juta rupiah karena insiden ini.
Baca Juga: Wow Canggih, LRT untuk Jalur Jabodebek Dibuat Tanpa Masinis
''Jenggotku adalah cara mengekspresikan diriku. Jika aku mencukurnya, maka aku bukan diriku lagi,'' ungkap Kono setelah berhasil memenangkan tuntutannya.
Guideku.com/Amertiya Saraswati
Tag
Berita Terkait
-
Drama Straight to Hell, Ketika Rasa Takut Seseorang Dijadikan Bisinis Gelap
-
Jepang Diserang Gelombang Panas Ekstrem, Banyak Warga Dilarikan ke RS
-
Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang
-
Rakyat Jepang Setuju Perempuan Jadi Kaisar, Tapi Kenapa Itu Tidak Mungkin Terjadi?
-
5 Kota di Jepang yang Cocok untuk Perjalanan Pertama
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi