Suara.com - Pantai Kuta dan Seminyak Bali Ditutup Sementara, Kenapa?
Kuta menjadi pusat wisata di Bali yang cukup ramai wisatawan untuk melihat matahari terbenam. Sayangnya untuk sementara wisatawan tidak bisa menikmati keindahan Pantai Kuta lantaran pemerintah setempat menutup sementara objek wisata tersebut akibat sampah yang menumpuk sejak November tahun lalu.
Banyak timbunan sampah yang terdiri dari plastik, limbah dan bermacam ranting busuk terdampar di pinggir Pantai Kuta hingga Pantai Seminyak di Bali.
Sampah-sampah tersebut konon merupakan sampah kiriman dari wilayah perairan lainnya yang hanyut terbawa ombak dan menahun terjadi setiap November hingga Maret.
Pemandangan memprihatinkan tersebut lantas membuat pemerintah setempat menutup sementara kedua pantai yang terkenal jadi primadona wisatawan yang menyambangi Bali.
Dihimpun Guideku.com dari berbagai sumber, penutupan yang dilakukan sejak Selasa (22/1/2019) itu dimaksudkan agar memudahkan petugas melakukan pembersihan di sekitar kawasan pantai.
Selain itu, penutupan juga dimaksudkan untuk menghindarkan pengunjung dari ancaman terkena serpihan duri hingga puing sampah yang membahayakan keselamatan.
Selama masa penutupan Pantai Kuta dan Pantai Seminyak, otoritas setempat gencar melakukan sosialisasi pada para pengunjung agar tidak beraktivitas di sekitar pantai untuk sementara waktu.
Hingga laporan ini diturunkan, belum diketahui pasti kapan kedua pantai tersebut akan dibuka kembali.
Baca Juga: Tiket Konser John Mayer Dijual Mulai Besok, Cek Harganya
Jika kondisi cuaca lekas membaik dan pembersihan pantai telah dilakukan secara menyeluruh, tak menutup kemungkinan pembukaan kembali pantai-pantai tersebut akan jauh lebih cepat.
Tapi tenang, ini hanya sementara untuk membersihkan sampah yang menumpuk tersebut agar membuat ikon tempat wisata ini kembali seperti semula. (Aditya Prasanda)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan