Kepala domba lalu ditempa dengan timah panas guna membersihkan seluruh bulu yang melekatinya lantas dicuci.
Setelah dibersihkan, kepala domba dipanggang di atas bara panas, direbus untuk selanjutnya dipanggang dalam oven.
Saat dihidangkan Anda akan mendapati 'Smiley' si kepala domba menyeringai sebab panas yang teramat.
BACA JUGA: Anti Mainstream, 5 Artis Ini Buka Usaha Kuliner Warteg, Siapa Saja?
Tarantula goreng di Kamboja
Skuon, salah satu kota di Kamboja ini dikenal sebagai rumah laba-laba jenis tarantula.
Tidak hanya jadi sarang tarantula untuk berkembang biak, laba-laba ini juga dijajakan di emperan kaki lima untuk dimakan. Ya, dimakan.
Tarantula-tarantula itu didapatkan di hutan, diburu, ditusuk lantas dimasukkan ke dalam wajan panas.
Sebelum digoreng, tarantula direndam dengan campuran garam, gula dan bawang putih.
Baca Juga: Ini 7 Menu Tak Biasa McDonald's dari Berbagai Negara
Di Kamboja, tarantula goreng menjadi salah satu makanan nasional yang dicintai lintas kalangan.
Dengan hanya merogoh kocek sebesar Rp 15 ribu, Anda dapat menikmati satu tarantula goreng utuh yang penampakannya sekilas mudah mengingatkan kita pada rempela ati di warung pecel lele pinggir jalan.
BACA JUGA: Bikin Geger, Orang Ini Nekat Sawer Pelakor Pakai Kopi Sachet
Keledai hidup di China
Persis namanya, hou jia lu yang kalau diartikan dalam bahasa Indonesia adalah 'keledai hidup' ini diolah dari daging keledai yang masih hidup.
Keledai yang masih hidup, diikat keempat kakinya, lalu diambil dagingnya secara perlahan dan dimakan di tempat jagal saat itu juga.
Bahkan ketika pengunjung tengah menyantap makanan ekstrem khas China nan sadis ini, keledai malang tersebut masih meringkik kesakitan.
Tega makannya?
GuideKu.com/Aditya Prasanda
Berita Terkait
-
Mekkah Dilanda Hujan Deras dan Badai Petir
-
Topan Dolphin Mengamuk Dua Kali di China, Lebih 1 Juta Warga Dievakuasi
-
Gelombang Panas Italia Picu Status Siaga Merah di 27 Kota, 3 Orang Tewas
-
Geger! Negara Kim Jong-un Suruh Rakyatnya Makan Sup Daging Anjing untuk Atasi Panas Ekstrem
-
El Nino 2026 Ancam Pertanian, Air Bersih hingga Karhutla
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Stasiun Karet Ditutup Besok, Penumpang Ada yang Lega, Ada yang Khawatir
-
Ngalap Berkah di Muktamar ke-35 NU, Cerita Tukang Ojek Banjir Rezeki di Tambakberas
-
Ikuti Lucky Roll BRImo dan Tebus Murah Sembako Rp1 di Event Hero 55th Anniversary
-
Sepatu Nike Pegasus 41 Cocok Buat Lari Apa? Pelari Tokyo Marathon Ungkap Pengalamannya
-
Rais Aam dan Ketum PBNU Terpilih, Muhammadiyah Harap Makin Perkuat Ukhuwah
-
Tidak Menikah Muda Bukan Berarti Tertinggal: Ini Pilihan Hidup Perempuan!
-
Pemain Keturunan Indonesia-Iran Punya Andil Bikin Alexander Jeremejeff Gabung Persija
-
Persija Jakarta akan Kedatangan 1 Pemain Asing Baru, Shin Tae-yong Kasih Bocoran
-
Melihat Jeroan Bisnis ANTM, 80% Pendapatan Masih Bertumpu pada Emas
-
Cerita Mahasiswa Baru di UPH Festival 2026: Bertumbuh, Menemukan Arah, Melayani, dan Berdampak