News / Internasional
Senin, 10 Agustus 2026 | 16:47 WIB
Topan Dolphin menerjang pesisir Provinsi Zhejiang dua kali dalam satu hari pada Minggu (9/8) waktu setempat. [istimewa]
Baca 10 detik
  • Topan Dolphin menerjang pesisir Provinsi Zhejiang dua kali pada Minggu, 9 Agustus, memicu evakuasi lebih dari satu juta warga.
  • Bencana tersebut menyebabkan hujan ekstrem dan banjir di Sungai Yongjiang serta meningkatkan ancaman longsor di wilayah China timur.
  • Pemerintah menghentikan jalur kereta cepat dan membatalkan ribuan penerbangan di berbagai bandara akibat cuaca buruk.

Suara.com - Topan Dolphin menerjang pesisir Provinsi Zhejiang, China dua kali dalam satu hari pada Minggu (9/8) waktu setempat.

Badai tersebut membawa angin kencang dan hujan ekstrem, memicu evakuasi besar-besaran lebih dari satu juta warga di wilayah terdampak.

Badan Meteorologi Pusat China terus mengeluarkan peringatan merah, level tertinggi untuk topan.

Kondisi cuaca ekstrem ini meningkatkan risiko banjir dan longsor di sejumlah wilayah China timur.

Topan pertama kali mendarat sekitar pukul 17.30 waktu setempat di Kota Yuhuan, Taizhou.

Saat itu, kecepatan angin maksimum mencapai 42 meter per detik atau setara topan kuat level 14.

Topan Dolphin (darilaut)

Sekitar satu jam kemudian, badai kembali mendarat di wilayah Wenzhou dengan kekuatan sedikit melemah.

Meski demikian, dampak yang ditimbulkan tetap signifikan, terutama di daerah pesisir.

“Gelombang besar bahkan melampaui tanggul, dan beberapa rumah di pesisir terdampak langsung,” lapor jurnalis CCTV dari lokasi kejadian.

Baca Juga: Kebutuhan Pembiayaan Tembus Rp9.200 Triliun, Indonesia Makin Bergantung pada Utang China-Jepang

Pemerintah setempat telah lebih dulu menerapkan pembatasan lalu lintas dan mengevakuasi warga dari zona berbahaya.

Data otoritas menunjukkan, hingga Sabtu sore, hampir 100 ribu warga telah dievakuasi dari Fujian, sekitar 80 ribu dari Taizhou, serta lebih dari 30 ribu dari Shanghai.

Total evakuasi kini telah melampaui satu juta orang di berbagai wilayah.

Hujan deras akibat topan juga memicu banjir pertama tahun ini di Sungai Yongjiang, Zhejiang.

Ketinggian air di salah satu titik pengamatan dilaporkan mencapai 1,8 meter.

Badan meteorologi memperkirakan hujan lebat masih akan berlanjut hingga 10 Agustus di sejumlah wilayah, termasuk Zhejiang, Shanghai, Fujian utara, hingga Jiangsu.

Load More