Suara.com - Transportasi umum kereta api masih banyak digunakan untuk perjalanan jauh dan dekat di banyak negara, khususnya di negara Australia Selatan. Ya, negara ini memiliki kereta api dengan gerbong terpanjang bernama The Ghan.
Gerbongnya membentang sejauh 1,09 kilometer atau setara 12 kali panjang lapangan sepak bola. Bahkan karena begitu panjang, The Ghan dinobatkan sebagai kereta api terpanjang di dunia versi Guiness World Records dikutip dari GuideKu.
Beroperasi sejak 1929, The Ghan menghubungkan Adelaide di Australia Selatan dengan kawasan Darwin di Australia bagian utara.
Kereta api legendaris ini hanya melakukan perjalanan selama satu kali dalam seminggu dengan catatan waktu tempuh 54 jam atau setara 3 hari 2 malam sekali jalan.
Dengan kecepatan 85 kilometer per jam menyisir lintasan sejauh 2.979 kilometer, The Ghan hanya melakukan pemberhentian satu kali dengan durasi sekitar 4 jam di Alice Springs, sebuah kota di antara Adelaide dan Darwin.
Berbekal 44 Gerbong dan 2 lokomotif, kereta api ini sanggup menampung 5.800 penumpang, dan mengangkut 200 kilogram sayur, daging ikan serta 3 ribu telur.
Wah, panjang sekali gerbong kereta api asal The Ghan ini, daya tampung yang dimiliki juga tidak kalah menarik. Jadi penasaran mau keliling naik kereta api terpanjang di dunia saat mengunjungi Australia Selatan? (Aditya Prasanda)
Berita Terkait
-
Luar Biasa: Bus, Komuter, dan Kereta Api "Kalahkan" Ambulans
-
KAI Targetkan Bisa Angkut 20 Juta Penumpang Kereta Api di 2019
-
Jalur 10 Stasiun Manggarai Akan Ditutup Selama 45 Hari, Dimulai Besok
-
4 Stasiun MRT Paling Angker, Dihuni Hantu tanpa Kepala sampai Pocong
-
Jalur Double Track Kereta Api Siap Beroperasi 2020, Ini Manfaatnya
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Shin Tae-yong Gagal Total? Persija Tumbang dari Persib, Gagal ke Final Piala Presiden 2026
-
KPK: Pemerasan Bupati Pemalang Baru Libatkan Staf KPK Dias dan Ayahnya, Perantara Masih Diusut
-
10 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus yang Unik dan Terjangkau, Bermanfaat untuk Sehari-hari
-
Pimpinan Komisi III DPR Kompak Bantah Surpres Pergantian Kapolri Listyo Sigit
-
Jaksa Agung Resmi Berhentikan Sementara Febrie Adriansyah sebagai Jaksa
-
Cara Aktivasi Token QLola by BRI untuk Transaksi Bisnis Aman
-
Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
-
Keluarga Almarhum Haji Halim Ali Kembalikan Rp127 Miliar ke Negara, Dicicil 12 Bulan
-
Mapolsek Beji Memanas! Warga Gununggangsir Tuntut Nyawa Widi Dibayar Keadilan
-
20 Ide Lomba 17 Agustus Seru buat Ibu-Ibu, Bikin Perayaan HUT ke-81 RI Makin Meriah