Suara.com - Nicholas Sean, putra sulung Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau Ahok belum lama ini mencoba MRT Jakarta.
Pengalaman Nicholas Sean naik MRT ini ia abadikan dalam video ala vloggers kekinian yang kemudian diunggah ke Instagram.
BACA JUGA:
Anggun Ditanya Jokowi Beda MRT Jakarta dengan Paris, Jawabannya Tak Terduga
6 Aksi Tak Terpuji Emak-emak di MRT, Mau Ngatain tapi Takut Kualat
7 Momen Artis Hadiri Peresmian MRT Bareng Jokowi, Bak Mimpi Jadi Kenyataan
"Saya akan mencoba sesuatu yang sangat hype sekarang di Jakarta, saya akan mencoba MRT," ujar Nicholas Sean membuka videonya.
"Rame, kapan papa bisa coba ya?" sambungnya sambil tertawa kecil.
Sebelum masuk ke dalam kereta MRT, Nicholas Sean juga sempat menunjukkan aksi petugas yang memberi arahan pada calon penumpang untuk berdiri di belakang garis kuning saat menunggu kereta MRT datang.
Baca Juga: Terlalu Viral Karena Justin Bieber, Tempat Wisata Ini Ditutup
"Harus civilized," kata putra Ahok ini.
Selanjutnya Nicholas Sean terlihat membaur bersama penumpang lain di dalam MRT.
Tak lupa, ia juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan petugas MRT.
Salah satu yang tak kalah menyita perhatian adalah curahan hati Nicholas Sean tentang MRT Jakarta yang ia tulis pada keterangan video.
"Dulu papa @basukibtp pernah cerita, bahwa menanggulangi kemacetan adalah salah satu prioritas kerja dia ketika dia menjawab sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012, dan sebagai Gubernur DKI Jakarta ketika dia menggantikan Pak Jokowi sebagai Gubernur di tahun 2014. salah satu yang sering diceritakan beliau di rumah adalah mengenai MRT Jakarta," tulis Nicholas Sean di Instagram @nachoseann.
"Dan yang paling saya ingat adalah ketika masa kampanye 2017 lalu, saya menyampaikan keluhan dari beberapa teman saya bahwa pembangunan MRT, LRT, dan beberapa ruas underpass dan flyover di Jakarta dalam waktu yang relatif dekat menyebabkan kemacetan yang luar biasa, tentu tidak perlu analisa politik untuk mengatakan bahwa itu berpengaruh negatif kepada usaha kampanye Papa," tambahnya.
Berita Terkait
-
Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi
-
Berawal dari MRT, Jakarta Targetkan Satu Sistem Bayar untuk Semua Transportasi
-
Dari Angkot hingga MRT: Bagaimana Transportasi Publik Jakarta Menemani Perjalanan Hidupku
-
MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027
-
Aku Belajar Bijak Bermobilitas Berkat Transportasi Umum Jakarta
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan