Suara.com - Rasanya, hampir semua perempuan menyukai perawatan tangan dan kuku atau manicure. Perawatan ini, selain membuat kulit tangan jadi sehat karena pijatan yang melancarkan aliran darah, juga membuat kuku cantik tampak mengkilap dan terawat. Dan salah satu yang kini sedang digandrungi adalah gel manicure, yang diklaim memiliki efek cantik lebih lama.
Perbedaan gel manicure dengan manicure biasa terletak pada alat sinar ultra violet (UV) yang berfungsi mengeringkan cat kuku dan membuat hasil perawatan kuku lebih tahan lama, rata-rata 2 – 4 minggu tanpa mudah tergores.
Tapi, tahukah kamu, di balik kuku cantik hasil gel manicure, ternyata tersimpan efek samping yang bisa bikin kamu berpikir dua kali sebelum melakukannya. Apa itu? Ini dia efek samping gel manicure seperti dilansir dari Dewiku.
1. Membuat kuku rapuh
Dibandingkan manicure biasa yang cat kukunya kering secara alami, teknik pada gel manicure memiliki formula yang menjadikan kuku jadi cepat rapuh. Ya, paparan sinar UV yang berfungsi mempercepat pengeringan ternyata bisa membuat kuku jadi kering, serta membuat lempengan kuku menjadi tipis.
2. Merusak jaringan kulit
Selain berdampak pada kondisi kuku, paparan sinar UV yang digunakan juga lambat laun bisa dapat merusak jaringan kulit di sekitar kuku kamu.
3. Kulit kering
Selain merusak jaringan kulit, ada pula risiko kulit kering jika kamu terlalu sering melakukan gel manicure. Makanya, disarankan untuk rajin menghidrasi kulit dan kuku setelah kamu melakukan perawatan gel manicure. Tujuannya, supaya kuku dan kulit di telapak tangan tetap lembut dan terawat. Jangan cuma kukunya saja yang cantik, dong.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen