Dia pun tidak pernah merasakan tanda-tanda kehamilan lainnya. Para dokter tidak dapat menjelaskan mengapa perutnya rata selama masa kehamilan. Mereka hanya mengatakan kepada Emmalouise bahwa bayinya mungkin 'bersembunyi' di punggung bawahnya dan itu adalah hal yang sangat umum.
Bahkan kata dia, dirinya tak pernah merasakan adanya tendangan bayi di dalam perutnya.
"Saya juga tidak pernah mengalami morning sickness atau mengidam, tidak ada yang seperti itu. Pada awal mengonsumsi pil, saya berdarah sedikit, tetapi kemudian haid saya berhenti sama sekali, jadi saya kira itu karena pil," ungkapnya.
"Perut saya tidak besar. Namun, berat badan saya bertambah. Jadi ibu saya menyarankan agar kami pergi berjalan-jalan dan melakukan hal-hal yang berbeda untuk membakarnya karena saya berat badan saya terus bertambah," ujar Emmalouise lagi dilansir Metro.
Dia merasakan beban yang lebih besar berada di seluruh tubuhnya, di lengan, kaki dan wajah saya daripada di tempat lain. Namun tidak pada perutnya.
Emmalouise dan pasangannya, Sean, menggambarkan Ciara sebagai 'kecelakaan yang membahagiakan'. Meski begitu mereka lebih suka tidak memiliki kejutan anak lagi. Emmalouise kini telah menukar pil kontrasepsi dengan alat lainnya, dan melakukan tes kehamilan rutin untuk berjaga-jaga.
Pada bulan Oktober, nenek Emmalouise meninggal. Dia menghormati perempuan yang telah memiliki peran dalam kelahiran putrinya dengan memberi Ciara nama tengah Louise.
"Nanna saya memiliki ikatan khusus dengannya. Saya terus mengatakan bahwa itu terjadi karena suatu alasan. Saya melahirkan di luar sehingga saya bisa bersama nanna saya. Nama nanna adalah Louise, jadi dari sanalah Ciara mendapatkan nama Louise," tutupnya.
Tidak menyadari kehamilan tiba-tiba melahirkan memang cukup mengejutkan bagi Ciara, namun menjadi berkah yang menggembirakan.
Baca Juga: Perempuan Tuna Grahita Dirudapaksa Tetangga hingga 2 Kali Melahirkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Prabowo Bakal Habiskan Rp4000 Triliun di 2027, Ini Perusahaan yang Bakal Cuan Besar
-
Tak Pasang Bendera hingga Ogah Ikut Lomba, Alasan Warga di Balik Sepinya Euforia Kemerdekaan
-
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Palabuhanratu, Cara Unik Penyelam Rayakan Kemerdekaan
-
PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
-
Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya
-
7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka