Suara.com - Suka mendengarkan musik sambil kerja? Ternyata, kebiasaan ini dapat membuat Anda merasa lebih termotivasi, lho.
Ya, menurut sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh Workthere, mendengarkan musik sambil kerja bisa membantu suasana hati menjadi lebih baik dan menghilangkan stres akibat pekerjaan Anda.
Dalam studi ini, Workthere menemukan bahwa dua pertiga pekerja kantor di Inggris berpikir bahwa mendengarkan musik sambil kerja adalah suatu keharusan.
Sebanyak 38 persen pekerja mengatakan bahwa mendengarkan musik juga meningkatkan produktivitas mereka dan 35 persen mengatakan bahwa musik membantu meningkatkan suasana mereka.
"Mendengarkan musik dikenal sebagai cara yang bagus untuk meningkatkan suasana hati seseorang," jelas Cal Lee, kepala Workthere, seperti dilansir dari laman Metro.
Lebih lanjut, kata Cal Lee, ada juga laporan yang mengungkapkan bagaimana musik sering digunakan dalam psikoterapi untuk membantu menghilangkan kecemasan dan stres, sehingga tidak mengherankan bahwa musik dalam lingkungan kerja memiliki dampak besar pada pola pikir dan produktivitas karyawan.
Menurut penelitian, 38 persen orang lebih suka mendengarkan musik pop di tempat kerja dan musik klasik adalah favorit kedua. Ini mengingat sebagian besar musik klasik bersifat instrumental dan tak ada lirik yang mengganggu.
Tetapi, tidak semua orang bisa mendengarkan musik sambil kerja. Bagi sebagian orang, mendengarkan musik bisa sangat mengganggu dan membuat tugas yang paling sederhana seperti menulis email, menjadi sulit karena konsentrasi dan fokus menjadi menurun.
Jika Anda malah menulis lirik lagu yang Anda dengarkan di laporan Anda atau ikut bernyanyi di dalam hati saat lagu diputar sehingga pekerjaan tidak tersentuh, Anda mungkin salah satu dari orang-orang yang membutuhkan keheningan agar otak Anda bekerja dengan baik. Ada banyak orang seperti ini. Nah, Anda termasuk yang mana?
Baca Juga: Studi : Mendengarkan Musik Bisa Atasi Masalah Sulit Tidur
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan