Suara.com - Hajar Model Pakai High Heels Saat Mabuk, Mahasiswi Ini Diskors
Mahasiswi 19 tahun bernama Sophia Withey diskors oleh universitas tempatnya berkuliah karena dinyatakan bersalah akibat menyerang seorang model menggunakan high heels.
Peristiwa itu terjadi pada 17 November lalu, tepatnya pada malam hari usai sebuah pesta ulang tahun yang diadakan di klub malam.
Kejadian yang ditangkap oleh CCTV itu menunjukkan bahwa Sophia Withey mabuk, sehingga secara tak sadar ia menyerang seorang model bernama Rebecca Gorecki.
Seperti dilansir Dailymail, Selasa (30/4/2019) disebutkan bahwa Shopia menyerang wajah Rebecca dengan sepatu high heels stiletto-nya, hingga terjadi perkelahian hebat sesudah itu.
"Sophia Withey pergi bermain-main dengan saudara perempuannya di Popworld yang baru dibuka di Chelmsford, untuk merayakan ulang tahun seorang teman. Namun, setelah meninggalkan klub di Springfield Road, CCTV menangkap momen perkelahian dalam perjalanan ke pangkalan taksi," kata hakim pengadilan kasus ini.
Setelah menonton rekaman berdurasi 10 menit di Pengadilan Chelmsford, Hakim Emma Peters mengatakan kepada Shopia bahwa ia bersalah.
"Anda mabuk, Anda kehilangan kendali, Anda duduk dan melepas sepatu, lalu menggunakannya sebagai senjata," ungkap sang hakim.
Di pengadilan, korban Rebecca mengungkapkan kesaksiannya, "Mereka mencoba mencari kami (Rebecca dan temannya), saya mendorong mereka, saya hanya ingin mereka menjauh dari saya.
Baca Juga: Berkelahi Saat Balapan, Dua Pebalap Ini Dihukum Dua Tahun
"Aku ingat Sophia datang ke arahku, aku mencoba menendangnya, aku berusaha pergi. Tapi dia lebih dulu menyerang," ujar Rebecca.
Korban, yang merupakan model, Rebecca Gorecki, menderita luka pada wajah dalam serangan itu dan mengatakan dia tidak keluar selama berbulan-bulan setelah kejadian tersebut.
Atas kejadian itu Shopia kini diskors oleh University of Southampton, kampus di mana dia menempuh studi keperawatan kesehatan Anak dan Mental. Padahal, dua bulan lagi ia akan meraih gelar sarjana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
GEMPAR Sambangi Pasar Godean, Seni Tradisional Warok Siap Hebohkan Warga
-
Ulasan Novel Purple Prose, Menyembuhkan Luka Dalam Bayangan Kehilangan
-
Ini Cara Mengukur Kematangan Broker dan Platform Trading
-
5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
-
Menyusuri Jejak Prajurit Diponegoro di Masjid Baiturrahman Kediri
-
47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung
-
Warga Sleman Sindir Pidato Prabowo Lewat Lomba Kupas Bawang, Pedihnya Bikin Menyerah
-
5 Cara Reapply Cushion di Tengah Hari di Atas Wajah Berminyak Tanpa Luntur
-
Resep Rahasia di Ujung Musim Dingin
-
Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus