Suara.com - Meski masih cinta, berhubungan seks dengan mantan pasangan jelas tidak dibenarkan. Namun, beberapa pakar menilai, ada efek baik sekaligus buruk jika itu dilakukan. Merangkum dari Cosmopolitan, Jumat (10/5/2019), berikut plus minus berhubungan seks dengan mantan.
Mengapa bercinta dengan mantan itu baik?
Friend with benefit
Mungkin ini yang disebut dengan friend with benefit. Seks terapi Rhoda Lipscomb, PhD., mengatakan bercinta dengan mantan baik bagi mereka yang belum memulai hubungan baru. Setidaknya, menghidupkan hubungan persahabatan dan rasa saling menghormati. Dengan bercinta, membantu masing-masing mantan pasangan untuk saling percaya.
Closure
Bercinta bisa menjadi penutup untuk mengakhiri hubungan dengan baik. “Ini baik untuk memberi kesan terakhir yang manis dan menenangkan,” kata psikolog klinis Dara Bushman, PhD.
Trust
Dalam hubungan baru mungkin ada sesuatu yang tidak hadir atau tidak bisa dirasakan lagi seperti yang pernah dirasakan bersama mantan. Pakar seks dan relationship, Megan Stubbs, menyebutkan bahwa ada tingkat kepercayaan dan kenyamanan dan sejarah yang berulang ketika itu semua terjadi lagi, apalagi jika itu tidak bisa diperoleh dari pasangan baru.
Lalu, mengapa bercinta dengan mantan itu buruk?
Membuat kamu semakin terikat
“Chemistry akan muncul secara alami lewat hubungan seksual,” kata Rachel Wright, salah seorang pendiri Wright Wellness Center. Apabila itu bertahan lebih lama dalam diri lelaki dan perempuan, maka bukan tak mungkin terjadi ikatan lagi. Hal itu bisa membuat segalanya jadi berantakan.
Berharap mengubah situasi
Faktanya, kembali tidur bersama dengan seseorang yang pernah ada hubungan dengan kamu akan memunculkan kembali keinginan untuk bersama. Ketika salah satu sudah move on tetapi yang lain belum, maka bisa muncul keinginan dari salah satu di antara mereka untuk kembali bersama.
“Muncul optimisme untuk mengubah keadaan agar bisa kembali bersama,” ungkap terapis seks Stefani Goerlich, LMSW.
Baca Juga: Saat Dua Mantan Kekasih Akshay Kumar Dipertemukan, Ini yang Terjadi
Susah move on
"Seks dapat mengganggu proses move on," kata psikolog klinis Mark Sharp, PhD. Berhubungan seks dengan mantan hanya memperpanjang waktu galau, yang mana ketika Anda secara emosional menginginkannya, dia tidak selalu ada untuk berhubungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
5 Skincare Laneige untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Bisa Lawan Keriput hingga Garis Halus
-
Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan
-
Pendidikan Aksa Uyun, Anak Soimah yang Sudah Jadi Direktur di Usia Muda
-
5 Fakta Celyna Grace Finalis Indonesian Idol 2026, Dijuluki The Next Rossa
-
6 Compact Powder Murah tapi Bagus untuk Usia 40an, Wajah Nampak Halus Bebas Kilap
-
5 Rekomendasi Cushion Lokal Alternatif Cushion YSL, Makeup Awet dan Harga Terjangkau
-
Harta Kekayaan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Ayah Bupati Bintan Roby Kurniawan
-
9 Potret Fasilitas Pendopo Tulungo Milik Soimah, Harga Sewanya Segini?
-
5 Serum untuk Menghilangkan Bekas Jerawat Membandel Demi Wajah Kembali Glowing
-
12 Cara Manifestasi Berdasarkan Zodiak untuk Membantu Mewujudkan Keinginan