"Tapi ini genre baru bagi mereka. Dan mereka tertantang yang biasanya motret ada objek, tapi kali ini tidak dan itu tantangan sendiri."
Apalagi, proses perburuan biasanya dilakukan saat malam hari dan di lokasi yang jarang di jamah oleh masyarakat umum, maka tak heran butuh mental yang kuat saat melakukan praktik fotografi seperri ini.
Saat awal dibentuk, GPC hanya memiliki 10 anggota. Tapi kini komunitas telah berkembang bukan hanya di Depok tapi juga Bogor, Bekasi, Karawang hingga Surabaya.
"Anggota pasif bisa sampai 100 lebih tapi yang aktif mungkin 40 sampai 50 orang," kata Mickey.
Kegiatan mingguan GPC biasanya kumpul bersama sembari mengembangkan teori dan eksperimen. Sementara kegiatan perburuan, sekitar satu bulan sekali akibat dari perijinan yang sulit serta cuaca yang tidak menentu.
"Yang pasti GPC menentang klenik dan tahayul. Karena kami menentang klenik, kami tidak didampingi dukun, ini pure fotografi berbasis riset dan eksperimen," tegasnya.
Bila ingin mengetahui lebih lanjut aktivitas komunjtas ini dan melihat beberapa bukti dari hasil foto komunitas, kamu dapat mengunjungi akun Instagram resmi mereka di @gpc.id.
Tertarik bergabung?
Baca Juga: Bukannya Takut, Warganet Malah Bully Penampakan Hantu Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123