Suara.com - Jumat (24/05/2019) kemarin menjadi salah satu hari penting di Inggris. Perdana Menteri Inggris, Theresa May, resmi memberikan pidato pengunduran diri. Namun, salah satu hal yang mencuri perhatian justru adanya seorang teknisi ganteng yang muncul sesaat sebelum acara dimulai.
Dilansir dari laman Daily Mail, pria bernama Tobius Gough tersebut bertugas mempersiapkan podium pidato bersejarah tersebut. Diketahui bahwa dirinya juga bertugas untuk menyetel audio pada podium yang akan digunakan oleh Theresa May.
Ketika Tobius sedang sibuk mempersiapkan podium, aksinya sempat terekam kamera TV yang hendak menyiarkan secara langsung pidato tersebut dan menjadi viral.
Para warganet dibuat salah fokus oleh ketampanan wajah Tobius dan badannya yang sangat atletis. Dirinya pun mendapatkan julukan 'The Podium Guy'.
Mengetahui jika dirinya viral dan bagaimana reaksi warganet, Tobius mengaku sangat terkejut dan menganggap pujian yang dikatakan oleh kebanyakan khalayak terlalu berlebihan.
"Aku harus bilang, matahari sedang bersinar dengan terang di posisi yang pas sehingga penampilanku terlihat lebih baik," ungkap Tobius.
Namun sayangnya, pria ganteng yang viral ini sudah berkeluarga. "Aku bisa memastikan, penampilanku tidak sebagus seperti saat itu dan aku belum mau terjun ke dunia modeling. Umurku sudah 36 tahun. Jadi, aku terlalu tua untuk itu," tambahnya.
Komentar para warganet pun beraneka ragam, mulai dari memuji penampilan fisik Tobius hingga menyindir kinerja Theresa May. Bahkan tak sedikit yang warganet yang mengusulkan Tobius sebagai pengganti Theresa May.
"Pria yang sedang membenarkan podium sangat tampan," komentar salah satu warganet.
Baca Juga: Menangis, Theresa May Umumkan Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
"Dia terlihat sangat kuat dan stabil," ungkap warganet lainnya.
"Pria podium sejauh ini satu-satunya orang yang melakukan pekerjaannya secara efisien di Downing Street dalam 3 tahun terakhir," sindir salah satu warganet.
Sementara itu, pengunduran diri Perdana Menteri Inggris Theresa May ini dilakukan setelah tiga tahun memimpin pemerintahan Inggris menyusul kontroversi Brexit.
Pidato pengunduran Theresa May berlangsung sangat emosional dan dihiasi dengan air mata. Pengundurannya berlaku mulai 7 Juni mendatang.
Theresa May merupakan perempuan kedua yang pernah terpilih sebagai Perdana Menteri Inggris setelah Margaret Thatcher yang dikenal sebagai sang Iron Lady.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda