Suara.com - Perdana Menteri Theresa May menyampaikan seruan langsung kepada warga Britania Raya dalam bentuk surat terbuka yang menyentuh. Hal ini berkenaan dengan keputusan untuk tetap bersama Uni Eropa (Remain) atau mandiri secara ekonomi (Leave) yang dikenal sebagai Brexit.
Ia menyatakan, seperti dirilis dari kantor berita Reuters, bila tidak terjadi kesepakatan pun, warga Britania Raya mesti menghadapinya bersama-sama.
Akhir pekan ini (24/11/2018), Perdana Menteri Theresa May bertemu dengan 27 pemimpin Uni Eropa di Brussels, Belgia untuk menandatangani perjanjian perpisahan serta pernyataan politik untuk mengakhiri lebih dari 40 tahun relasi Britania Raya dengan Uni Eropa.
Dalam surat terbuka untuk bangsanya tadi, Theresa May mengatakan akan berkampanye dengan segenap hati dan jiwa untuk mendapatkan kesepakatan Brexit melalui parlemen Inggris, yang semakin mendapatkan perlawanan sengit dari beberapa anggota parlemen. Seperti Partai Konservatif dan Partai Unionis Demokratik Irlandia Utara (DUP).
"Hal ini akan menjadi kesepakatan dalam kepentingan nasional kita, yang bertugas untuk seluruh negara kita dan semua rakyat kita, baik bila Anda sekalian memilih untuk tetap bersama Uni Eropa (Remain) atau meninggalkan Uni Eropa (Leave)," tukasnya.
The Sunday Telegraph menyorot tentang adanya Rencana B bagi kondisi Britania Raya di mana penggambarannya adalah tidak melalui koridor Uni Eropa akan tetapi tidak mengakhiri pergerakan bebas para pekerja di negara-negara yang bergabung dalam Uni Eropa.
Dalam surat terbukanya ini, Theresa May mendesak warga Britania Raya untuk memulai zaman baru kesatuan politik, bila mereka angkat kaki dari Uni Eropa pada 29 Maret 2019. Sekaligus melupakan pertarungan antaranggota parlemen untuk ketidaksepakatan Brexit.
"Parlemen masih memiliki kesempatan untuk melakukan hal ini dalam beberapa pekan mendatang, karena tetap memiliki suara yang berarti dalam menentukan kesepakatan itu," demikian tulis Theresa May. [Antara]
Baca Juga: Gisella Anastasia : #SaveGempi Akan Mencelakakan Anak Saya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional
-
Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!