Suara.com - Sebuah hotel biasanya identik sebagai tempat untuk beristirahat maupun bersantai saat liburan.
Namun, jika kamu berkunjung ke India tepatnya ke kota Varanasi, maka kamu bisa menemukan sebuah hotel unik yang hanya didatangi orang-orang yang akan meninggal.
Dinamai Kashi Labh Mukti Bhawan atau Salvation House, hotel ini dikhususkan untuk menampung orang-orang yang merasa mereka hanya punya waktu beberapa hari sebelum meninggal dunia.
Ini dikarenakan kota Varanasi merupakan kota suci bagi umat Hindu di India sekaligus tempat sungai suci Gangg berada.
Hal itulah yang menyebabkan banyak umat Hindu percaya jika mereka yang meninggal di Varanasi dapat meninggal dengan tenang dan tidak perlu bereinkarnasi kembali.
Di Kashi Labh Mukti Bhawan atau Salvation House ini, ada sekitar 20 tamu yang datang tiap bulannya seperti dirangkum dari laman Gulf News.
Orang-orang ini akan menginap di bangunan era kolonial yang ada sambil menunggu waktu mereka untuk meninggal dunia tiba.
Pada umumnya, mereka yang datang akan meninggal dalam waktu beberapa hari. Sementara, batas waktu untuk menginap di hotel ini adalah 2 minggu.
Meski begitu, bukan berarti semua yang datang pasti meninggal. Menurut pengurus Salvation House, ada kalanya tamu tetap hidup meski mereka sudah sakit parah.
Baca Juga: Wow, Siswa di India Bayar Uang Sekolah Pakai Sampah Plastik
"Kadang-kadang kami meminta keluarga mereka untuk membawa mereka pulang dan kembali nanti. Kadang kami membiarkan mereka tinggal lebih lama."
Dulunya, kota Varanashi sendiri punya lebih banyak hotel yang khusus untuk menampung orang-orang yang akan meninggal. Sayang, seiring waktu berlalu, banyak yang berubah menjadi hotel untuk turis.
Meski begitu, jumlah umat Hindu yang berkunjung ke Salvation House tetap tidak berkurang. Bahkan, ada yang rela traveling jauh-jauh dari negara lain demi meninggal di sana.
Sejak didirikan tahun 1908 silam, totalnya ada 15.000 orang lebih yang sudah meninggal di hotel ini.
Selepas meninggal, orang-orang ini pun akan dikremasi di tepi sungai Gangga yang lantas menjadi tempat peristirahatan terakhir mereka.
Berita Terkait
-
Raja Norwegia Harald V Meninggal Dunia, Pangeran Haakon Naik Tahta
-
Guru Tampar Anak TK Sampai Meninggal Dunia Gara-gara Tak Bikin PR
-
Staycation di Hilton Padalarang Bandung, Hotel Baru dengan View Pegunungan
-
Ikon Musik Country Dolly Parton Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun
-
Gen Z Ditembak Peluru Karet dan Disetrum Polisi saat Tuntut Menteri Pendidikan Mundur di India
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan
-
3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna
-
Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain
-
Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'
-
Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke
-
Polri Gandeng Garda Satya NKRI Jaga Kamtibmas dan Ketahanan Masyarakat
-
Menunggu Desember: Apa yang Masih Mengganjal dari RUU Perampasan Aset?
-
Karhutla Makin Membara di Kalteng, Hotspot Bertambah 876 Jadi 5.391 Titik
-
5 Sifat dan Karakter Utama Zodiak Cancer Pria, Hangat di Balik Kesan yang Misterius