Suara.com - Kombucha, olahan teh yang begitu populer di Asia Timur ini konon berkhasiat menyehatkan tubuh.
Sebab manfaat dan rasanya yang khas, minuman ini belakangan menginvasi berbagai negara. Tak terkecuali Indonesia.
Di negeri asalnya, Jepang, kombucha dikenal sebagai teh rumput laut. Sementara di negara lain, istilah kombucha bergeser makna menjelma teh fermentasi.
Padahal sebab bahan utamanya pula, teh khas ini sejatinya dinamakan kombucha. Berasal dari padanan kata 'kombu' yang berarti rumput laut dan 'cha' yang berarti teh.
Kombu, rumput laut Negeri Sakura ini mudah ditemukan tumbuh di sepanjang pesisir Pulau Rishiri, di kawasan utara Jepang.
Nelayan setempat kerap memanen kombu sembari berburu varian ikan laut, timun laut dan bulu babi.
Di Pulau Rishiri, kombu tumbuh begitu pesat sebab terpengaruh suhu air laut dan aliran air yang mengalir dari Gunung Fuji dan bermuara di perairan Rishiri.
Rumput laut berwarna gelap ini tumbuh di area bebatuan dan sanggup mencapai dua hingga tiga meter panjangnya.
Di Jepang, selain dijadikan bahan minuman, kombu juga diolah menjadi beraneka rupa makanan.
Baca Juga: Tips Menurunkan Berat Badan dengan Secangkir Teh Sebelum Tidur
Konon, sederet kondisi geografis di tempat kombu berasal membuat tak sedikit masyarakat Jepang percaya: dengan mengonsumsi kombu, dapat memperpanjang usia.
Tag
Berita Terkait
-
Gempa Kumamoto Jepang Tewaskan 38 Orang, Lumpuhkan Pasokan Air Ribuan Rumah
-
Durasi Capai 135 Menit, Film Godzilla Minus Zero Pecahkan Rekor Franchise
-
Peringatan 81 Tahun Bom Hiroshima Menuntut Penghapusan Senjata Nuklir Dunia Sekarang
-
Pemerintah Pangkas Pajak Makanan Jadi 1 Persen, Beban Hidup Rakyat Jepang Berkurang
-
Cara Pesan Tiket Shinkansen untuk Liburan di Jepang, Kini Bisa Lebih Praktis dari Indonesia
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?