Suara.com - Dalam memilih pasangan, tentunya banyak hal yang dipertimbangkan. Mulai dari kesamaan hobi hingga sifat. Nah baru-baru ini, penelitian menunjukkan bahwa seseorang memilih pasangan karena bau badan yang sama.
Melansir dari Daily Mail, penelitian yang dipimpin oleh pakar evolusi perilaku, Caroline Allen dari Universitas Newcastle, mengambil sampel bau badan dari 30 pasangan heteroseksual dari Skotlandia yang semuanya telah menjalin hubungan romantis selama setidaknya enam bulan.
Pasangan itu berbagi sampel aroma selama dua hari berturut-turut. Hari pertama, mereka diminta untuk tidak memakai deodoran yang biasa digunakan. Namun pada hari kedua, mereka diperbolehkan memakai deodoran dan wewangian lainnya.
Para peneliti pun menemukan jika orang secara natural akan tertarik dengan lawan jenis yang memiliki bau badan serupa dengan diri sendiri.
"Hasil kami menunjukkan afinitas untuk mitra dengan bau yang sama daripada berbeda," tulis Dr Allen dan rekan-rekannya dalam makalah mereka.
Para peneliti yang mempelajari ketertarikan merujuk pada preferensi untuk pasangan yang sama sebagai 'assortative'. "Studi kami menunjukkan bahwa preferensi bau mengikuti aturan asortatif yang sama seperti yang telah ditunjukkan untuk banyak atribut mitra lainnya, termasuk sifat fisik seperti bentuk wajah."
Tapi hal itu tidak berlaku untuk sampel yang diambil setelah pasangan menggunakan deodoran beraroma. Hal ini menunjukkan bahwa bau alami tubuh kita adalah kuncinya. Aroma tubuh natural tetap lah yang menjadi sinyal utama untuk menarik lawan jenis.
Selama penelitian, peserta diperintahkan untuk menghindari olahraga, makan makanan berbau kuat dan berbagi tempat tidur yang semuanya akan memiliki potensi untuk mengubah aroma mereka sendiri.
Baca Juga: Menginspirasi, Pasangan Ini Keliling Dunia Pakai Bus Sekolah Bekas
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami
-
Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi
-
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: HAM Tak Jadi Acuan
-
4 Rekomendasi Serum Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Glowing Tanpa Was-Was!
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS
-
Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat
-
Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026