Suara.com - 4 Tips Memilih Alpukat yang Sudah Siap Dikonsumsi, Matangnya Pas Lho.
Tidak semua bisa dimakan walaupun belum matang seperti jambu, mangga, jeruk, kedondong dan lain-lain. Buah alpukat adalah salah satu buah yang harus Anda tunggu kematangannya setelah dipanen, bukan saat dipetik di pohon.
Pasalnya memilih alpukat cukup baik untuk kesehatan. Sebelum mengetahui ciri dan cara memilih buah alpukat yang matang, ada baiknya Anda mengetahui sepintas perihal manfaat alpukat bagi kesehatan.
Sebuah penelitian pada tahun 2016 yang membahas tentang kandungan nutrisi pada alpukat menunjukkan bahwa buah berwarna hijau ini memiliki manfaat yang cukup banyak.
Khasiat buah alpukat yang paling terkenal adalah mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan risiko penyakit jantung serta diabetes pun berkurang.
Itu sebabnya, banyak orang percaya akan khasiat buah yang satu ini.
Sesaat setelah dipetik dari pohon, buah alpukat akan menjalani serangkaian proses untuk mencapai tingkat kematangan yang tepat. Oleh karena itu, tidak jarang Anda menemukan beberapa alpukat yang belum matang atau malah terlalu matang saat dibeli dari supermarket.
Nah, untuk menghindari kekecewaan tersebut, terdapat beberapa cara ampuh untuk memilih alpukat yang matang, antara lain dilansir Hello Sehat:
1. Memeriksa kelunakan alpukat
Salah satu ciri alpukat matang adalah daging buahnya yang terasa lunak. Anda bisa memeriksa lunak tidaknya dengan menekannya lembut. Jangan menekan daging buahnya dari luar terlalu dalam.
Baca Juga: Konsumsi Makanan Sehat Seperti Buah Ternyata Ada Aturannya Lho!
Alpukat yang sudah matang biasanya empuk ketika ditekan. Jika mendapatinya masih keras, Anda mungkin harus menunggu beberapa hari lagi sebelum dimakan.
2. Terlihat dari warna yang lebih hijau
Ciri alpukat matang yang kedua dapat Anda lihat dari warna kulitnya. Apabila alpukat memiliki kulit hijau yang lebih lebih terang dibandingkan yang lainnya, mungkin alpukat tersebut masih belum mencapai tingkat kematangannya.
Alpukat yang matang biasanya menghasilkan warna yang hijau gelap, hampir seperti warna hitam. Oleh karena itu, salah satu cara yang baik untuk memilih alpukat yang matang adalah dengan melihat warnanya.
3. Menarik batang alpukat
Warna dan tingkat kelembutannya sudah diperiksa, tetapi Anda masih tidak yakin kalau alpukat yang Anda pilih sudah matang?
Mungkin Anda bisa sedikit menarik batang yang ada di ujung alpukat untuk memeriksa warnanya. Jika sudah berwarna cokelat, artinya alpukat Anda sudah terlalu matang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI
-
Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi
-
BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru
-
Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026
-
Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil