Suara.com - Tekad memang mengalahkan segalanya. Seperti Samantha Parramore, 32 tahun, yang memiliki perjalanan menurunkan berat badan yang unik dan menarik.
Awalnya, Samantha yang berasal dari kota Devon, Inggris, memiliki berat badan 110,5 kilogram. Dia berjuang dengan ukuran tubuhnya yang besar sejak usia 16 tahun.
“Sejak usia 16 tahun saya berjuang dengan citra tubuh dan kepercayaan diri. Saya tidak pernah merasa cukup baik. Saya menemukan bahwa berlari membantu saya mengelola emosi saya, tetapi seiring bertambahnya usia, saya malah menemukan kenyamanan dalam makanan," kata dia.
"Kue kering adalah kelemahan saya, saya tidak bisa hanya memakan satu, saya akan menghabiskannya meskipun saya tahu saya tidak lapar," tambah dia lagi, seperti dilansir dari Daily Star.
Samantha merasa kewalahan dengan kecanduannya pada makanan. Hingga akhirnya ia jadi terobsesi dengan angka pada timbangan.
Saat memiliki rencana untuk menikah pada bulan Juni, ia pun bertekad untuk semakin menggiatkan usahanya menurunkan berat badan.
“Dengan pernikahan saya yang akan datang pada bulan Juni, saya telah membeli gaun impian saya, tiga ukuran lebih kecil, untuk memberi saya motivasi," kata dia.
Meski awalnya sempat putus asa, perempuan yang bekerja sebagai konsultan perekrutan ini disarankan oleh sang ibu untuk meminta bantuan pada sebuah klub pelangsingan LighterLife Xpress.
Di bulan Januari, Samantha pergi ke sana dan bertemu mentornya, Emma. Di sana, ia diberi arahan untuk melakukan perencanaan diet kombinasi dan pendekatan untuk mengubah pola pikir.
Baca Juga: Fakta Menarik di Balik Gaun Pengantin Mewah Sophie Turner
Samantha terkesan bahwa ia tidak diajak berdiskusi tentang program penurunan berat badan dan bahwa makanan bukanlah fokus di sini.
"Sebagai gantinya, setelah penimbangan, obrolan fokus pada perubahan pola pikir dan membahas apa yang membuat saya berhubungan dengan makanan, sesuatu yang tidak pernah saya tanyakan pada diri saya sebelumnya," ujar dia lagi.
Kini berkat usahanya, Samantha memiliki bobot 85 kilogram dan bisa mengenakan baju pengantin ukuran kecil yang ia beli beberapa bulan lalu.
“Saya merasa luar biasa pada hari pernikahan kami, mengenakan pakaian yang dulunya tampak seperti mimpi yang tidak mungkin tercapai," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim