Suara.com - Nyaris satu seperempat abad dilalui Tommy, kura-kura peliharaan keluarga Sheila Floris yang hari ini genap berusia 121 tahun.
Rentang hidupnya yang panjang melintasi dua perang dunia serta 21 Presiden Amerika Serikat.
Kura-kura betina kelahiran 1898 ini mulai menetap bersama keluarga Sheila Floris pada tahun 1909.
Kala itu, Tommy yang berusia 11 tahun dibeli nenek Floris, Margaret Cloonan seharga 1 poundsterling dari tempat perdangan hewan.
Sepeninggal sang nenek, Floris yang kini berusia 62 tahun bersama ibunya terus merawat Tommy dari musim ke musim.
Dalam pengakuannya pada Metro UK, Floris menyebut rahasia umur panjang Tommy sebab diet sehat yang ia berikan pada sang kura-kura dan perawatan penuh cinta yang diberikan keluarga Floris sepanjang hari pada Tommy.
Tak hanya itu, sang kura-kura juga melakukan hibernasi setiap enam bulan dalam setahun. Tommy akan terbangun pada tanggal 1 April saat merayakan ulang tahun ibu Floris dan setiap Hari Ibu.
''Menarik mengetahui Tommy bisa terjaga di dua hari tersebut, seakan ibu membangunkannya setelah bertahun-tahun ia terlelap,'' ungkap Floris, seperti dikutip Suara.com dari Metro UK.
Kini Tommy banyak menghabiskan waktunya dengan berdiam di sekitar taman. Ia biasa menyantap rumput liar sehingga tidak begitu merepotkan Floris dan keluarganya.
Baca Juga: Berbagi Cerita Kura-kura Peliharaan, Komunitas Ini Sebut No Eksploitasi
Bahkan sebab daya tahan Tommy pada perubahan musim dan zaman, Floris mengaku tak pernah membawa Tommy ke dokter hewan.
''Tommy terbiasa menyantap rumput liar dan tidur beralaskan tanah, ia merawat dirinya sendiri sehingga kami tidak mengeluarkan biaya apa pun,'' Floris sumringah.
Berita Terkait
-
7 Hewan Peliharaan Pengundang Rezeki Menurut Feng Shui, Cocok dengan Suasana Rumah
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Memoar Seorang Geisha: Mengungkap Kehidupan Geisha Sebelum Perang Dunia II
-
Ketika Siaran Pidato Terputus: Rakyat Lebih Cemas Perang Dunia atau Biaya Hidup?
-
Presiden Macron Sebut Kebakaran Hutan Eropa Lebih Buruk dari Kondisi Perang Dunia II
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Bus Eka Ludes Terbakar di Madiun, Penumpang Lari Selamatkan Diri
-
Innalillahi! Detik-detik Tambang Emas Ilegal Longsor, Lebih dari 100 Orang Tewas
-
Jelang Demo di DPR, Rekening Rp80,9 Juta dan Akun TikTok Aktivis Pati Botok Terblokir Tiba-tiba
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Ketika Mengompol Jadi Cerita Lucu: Ulasan How to Pee Your Pants
-
Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya
-
3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas