Suara.com - Tidak ada yang suka mendapati penerbangan ditunda atau dibatalkan. Apa pun alasannya, mayoritas penumpang pesawat pasti kesal jika mendapati penerbangan delay atau batal.
Meski begitu, delay dan pembatalan penerbangan bukanlah sesuatu yang bisa diprediksi sebelumnya.
Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika penumpang pesawat sudah memiliki rencana dalam menghadapi pesawat delay atau batal terbang.
Melansir laman Road Affair, rupanya ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan di kala pesawat mendadak delay atau batal.
Berikut hal-hal yang dapat dilakukan.
1. Cari informasi dan pesan penerbangan berikutnya
Jika delay atau pembatalan terbang tidak disebabkan oleh masalah cuaca, maka Anda dapat meminta informasi pada customer service maskapai yang bersangkutan.
Terlebih jika delay sudah memakan waktu lama, maka besar kemungkinan Anda bisa meminta untuk dipindahkan ke penerbangan berikutnya.
Tips ini berlaku bagi Anda yang terburu-buru untuk mencapai tujuan dan tak ingin terjebak di bandara terlalu lama.
Baca Juga: Duh, Petugas Bandara Ini Dipecat Gara-gara Ejek Penumpang Pesawat
2. Mengklaim kompensasi
Jika delay pesawat sudah berlangsung untuk waktu cukup lama dan tidak ada kejelasan, normalnya penumpang berhak untuk mendapat kompensasi tertentu.
Oleh karena itu, ingatlah untuk mengklaim kompensasi ke maskapai yang bersangkutan kala delay dan pembatalan pesawat sudah berlangsung terlalu lama.
3. Pergi traveling atau jalan-jalan
Jika Anda memiliki waktu luang dan tidak keberatan menunggu, maka pergi jalan-jalan di sekitar bandara dapat menjadi pilihan.
Bahkan, Anda bisa saja mengubah pengalaman delay dan batal terbang menjadi sebuah liburan kecil-kecilan.
Berita Terkait
-
Pilot Malaysia Airlines Selundupkan 70 Ribu Ekstasi, PDRM Telusuri Rekaman CCTV KLIA
-
Gubsu Bobby Nasution Resmikan Wings Air Terbang ke Madina, Perkuat Konektivitas
-
Cara Pilot Malaysia Selundupkan 70 Ribu Butir Ekstasi di Bandara Soetta, Terancam Hukuman Mati
-
Selundupkan 70 Ribu Ekstasi, Pilot Malaysia Positif Kokain Saat Bawa 170 Penumpang ke Jakarta
-
Powerbank Penumpang Batik Air Terbakar Saat Terbang
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis