Suara.com - Seperti halnya terbang terlalu rendah, terbang terlalu tinggi juga dapat membahayakan keselamatan pesawat komersil.
Jika terbang terlalu rendah membuat pesawat akan menghadapi banyak rintangan, terbang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan pesawat kehabisan banyak bahan bakar sebab tekanan udara akan membuat effort pesawat kian besar.
Sebab itu pesawat komersil paling aman mengudara pada ketinggian ideal sekitar 35 ribu kaki.
Selain faktor keselamatan, deretan alasan ini juga menyebabkan pesawat harus mengudara pada ketinggian ideal lho. Apa saja?
Irit bahan bakar
Saat pesawat mengudara pada ketinggian ideal, udara cenderung lebih tipis dan memudahkan pesawat melesat cepat. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa pesawat harus mengudara sekitar 35 ribu kaki.
Menghindari cuaca buruk
Selain itu, mengudara di ketinggian ideal 35 ribu kaki dapat menghindarkan pesawat dari kemungkinan adanya cuaca buruk.
Sebab pada ketinggian ideal, pesawat akan terbang melintasi lapisan troposfer yang cenderung lebih aman.
Baca Juga: Darurat Kebakaran Hutan, Pesawat TNI Terbang Bikin Hujan Buatan di Riau
Persiapan melakukan pendaratan darurat
Jika pesawat mengudara lebih tinggi, pilot dan co-pilot akan memperoleh tambahan waktu untuk mengambil keputusan tatkala kondisi darurat terjadi.
Bersama operator udara, pilot dapat menimbang seberapa aman melakukan pendaratan darurat.
Berita Terkait
-
Kemenhub Pastikan Tiket Pesawat Naik Menjadi 8 Persen Gegara Avtur
-
Kurangi Emisi Penerbangan, Bagaimana Pertamina Sulap Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat?
-
September Jadi Waktu Tepat Rencanakan Liburan, Ada Promo Penerbangan ke Hampir 50 Destinasi
-
Kronologi Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Saat Lepas Landas
-
Ban Pecah Saat Terbang, Pesawat Garuda Jakarta-Makassar Mendarat Darurat di Sultan Hasanuddin
Terpopuler
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Emil Audero Cabut, Cesc Fabregas Blak-blakan Dibuat Kecewa Kiper Como
- Powder Foundation Wardah untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini 5 Pilihannya
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
Pilihan
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
-
Gemuruh Erupsi Gunung Anak Krakatau Terdengar Hingga Pesisir Pandeglang: Bikin Rumah Bergetar
-
Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tengah Malam: Fenomena Lava Air Mancur Muncul
Terkini
-
Katekyo Hitman Reborn! Rayakan 20 Tahun, Hadirkan Reborn! Music Month
-
Fenomena Living with Parents: Gagal Mandiri atau Strategi Finansial Gen Z?
-
Sering Ngeluh Soal Motor, Fabio Quartararo Kena Semprot Bos Yamaha!
-
KAI Pantau Dampak Erupsi Anak Krakatau, Perjalanan Kereta Masih Normal
-
Menyebar ke Jabar dan Bengkulu, BMKG Ungkap 2 Klaster Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Kupas Tuntas HP Lipat Terbaik 2026: Mana yang Paling Sempurna Buat Kamu?
-
Waspada, Hampir Seluruh Wilayah Kota Tangerang Kini Diselimuti Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Bedak Tabur Make Over untuk Kulit Apa? Ini 3 Produk yang Bikin Makeup Bagus dan Awet
-
DPR Cecar Soal Sewa Kantor, BGN Siap Boyongan ke Gedung Telkom
-
Bukan Sekadar Dongeng: Petualangan Menegangkan Inky si Gurita Menemukan Kembali Kebebasannya