Suara.com - Membersihkan wajah jadi faktor paling penting dalam merawat kecantikan. Ada banyak cara untuk membersihkan wajah, tergantung kenyamanan dan kebiasaan. Ada yang cocok dengan sabun muka berbusa, susu pembersih, atau tisu basah.
Tapi sayangnya, tidak banyak yang tahu bahwa di antara semua jenis pembersih, cleansing oil yang berbahan dasar minyak adalah yang terbaik, karena akan cocok untuk setiap wajah.
"Banyak orang terkejut mengetahui bahwa cleansing oil secara umum baik untuk semua jenis kulit, bahkan kulit berjerawat dan berminyak sekalipun," ungkap Jeannel Asrarita, pendiri Just Ageless Body Sculpating and Beauty Lab, mengutip laman Purewow, Selasa (17/9/2019).
Menurut Astarita, ikatan dari minyak tidak akan membuat kulit mengelupas seperti yang banyak dilakukan pembersih dengan kandungan surfaktan. Cleansing oil akan mengikat dengan mudah kotoran, mengangkat sebum, sisa makeup, tabir surya, keringat, dan lain-lain.
Dan, inilah tiga alasan lainnya yang membuktikan cleansing oil merupakan pembersih wajah terbaik di antara semua pembersih.
1. Berbeda dari produk kebanyakan
Pembersih pada umumnya mengandung surfaktan untuk membersihkan kotoran. Sayangnya, surfaktan hanya larut dalam air, yang berarti membuat lapisan kulit juga ikut terbawa. Sedangkan minyak berfungsi sebagai pelarut, sehingga minyak di wajah yang bercampur dengan sisa make up dan kotoran akan ikut terbawa, tanpa harus merusak lapisan kulit.
2. Cocok untuk semua jenis kulit
Semua jenis kulit mendapat manfaat yang sama tanpa khawatir akan merusak lapisan kulit saat menggunakan pembersih minyak.
"Anda dapat membersihkan kulit berminyak, kulit berjerawat, dan kulit jering dengan pembersih berbasis minyak yang diformulasikan secara ketat," jelas Dr. Hannah Sivak, PhD, pemilik Skin Actives Scientific.
3. Lembut di kulit
Pembersihan wajah baiknya dilakukan dengan dua tahap dan dilakukan dua kali sehari, sebelum memulai rutinitas dan sebelum tidur. Ini membuat banyak orang malas dan lebih memilih produk sekali pakai. Padahal, cara ini tidak direkomendasikan.
Baca Juga: Micellar Water Gantikan Peran Pembersih Wajah, Ini Penjelasannya
"Saya selalu menyarankan membersihkan wajah dengan cleansing oil untuk mengangkat makeup dan membersihkan kotoran di kulit, daripada menggunakan tisu pembersih wajah sekali pakai," tutur Astarita.
Faktanya, ini tidak hanya tak baik untuk kulit tetapi juga lingkungan, karena tisu sekali pakai sering terbuat dari kain sintesis dan terbuat dari plastik, sehingga sulit diurai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar