Suara.com - Isu soal sampah sudah mendunia. Langkah kecil yang kita lakukan, tentu akan sangat berarti untuk mengurangi jumlah sampah di bumi, yang menurut data hasil penelitian tentang The Great Pacific Garbage Patch (GPGP), sudah hampir mencapai luas negara Indonesia.
Di Bandung, sejumlah toko yang menjual perlengkapan sehari-hari berbahan dasar organik hingga peralatan penunjang gaya hidup ramah lingkungan mulai bermunculan. Salah satunya adalah Toko Organis di bawah Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi (YPBB) Bandung.
Toko yang menyuplai berbagai kebutuhan hidup penunjang zero waste ini sudah berdiri sejak tahun 2013 lalu di Jl. Batik Uwit nomor 1, Sukaluyu. Yang dijual adalah berbagai kebutuhan sehari-hari seperti sabun mandi, detergen, minyak goreng, kecap, camilan, dan sebagainya. Dan yang unik, toko ini menjualnya tanpa kemasan. Jadi, setiap pembeli wajib membawa wadah masing-masing untuk mengambil barang yang mereka butuhkan.
Dikutip dari Ayobandung.com, para pembeli juga akan menimbang sendiri dan memasukkan harga sendiri di timbangan. Konsepnya self-service.
Selain menjual aneka kebutuhan rumah tangga, Toko Organis juga menjual aneka jenis produk penunjang gaya hidup bebas sampah dan alami yang dibuat oleh komunitas maupun indvidu, seperti sabun mandi organik, loofah, peralatan makan dari bambu, filter kopi bambu, tas belanja, dan sebagainya.
Tahu biji lerak? Ini adalah deterjen alami yang bisa dipakai mencuci, menghasilkan busa alami, dan lebih ramah lingkungan. Toko ini juga menjual biji lerak per kilo.
Meski menjual dengan konsep isi ulang, menurut Adisti yang merupakan staf Toko Organis, harga yang dijual tetap sama dengan harga di pasaran. Di toko, bisa dilihat daftar harga untuk setiap barang yang dijual per kilogramnya, untuk menjadi acuan pembeli saat menimbang dan mengalkulasinya.
Nah, buat Anda yang ingin mulai gerakan zero waste dari sekarang, coba sambangi toko ini. Anda juga bisa membeli beberapa peralatan penunjang hidup zero waste, seperti kompos takakura, alat pembuat lubang biopori, dan sebagainya.
Oya, selain membawa wadah sendiri berupa kotak atau botol, jangan lupa membawa kantong belanja sendiri juga ya. Karena toko ini jelas tidak menyediakan kantung plastik. Toko Organis ini buka setiap hari Senin - Jumat pukul 09.00 sampai 17.00.
Baca Juga: Komunitas Zero Waste Indonesia, Ajak Masyarakat Peduli Sampah
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Botok: Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Desember, Dasco, Saan, dan Cucun Siap Mundur
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
Terkini
-
Sentil Fasilitas Mewah DPR, Aktivis Pati: Bapak Tetap Kaya Meski Ada Korupsi
-
6 Pilihan HP OPPO Snapdragon RAM 8 GB yang Performanya Ngebut
-
Pilihan Sunscreen Wardah Hijau: Aman untuk Kulit Berjerawat, Proteksi Maksimal
-
Polda Metro Jaya Sita 201 Molotov dan Sajam dari 65 Anggota Kelompok Anarko
-
Sejak Ada MBG, Saya Tidak Percaya Negara Ini Tidak Punya Uang
-
Eksepsi Ditolak, Yaqut Siap Hadapi Sidang Pembuktian Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Ada Kelompok Anarko di Demo 27 Agustus, Siapa Mereka? Begini Jejaknya di Indonesia
-
Aksi Kejar Pelaku Curanmor Berakhir di Karanganyar, Berikut Kronologi Lengkapnya
-
Daftar Angka Triple Pythagoras Terlengkap untuk Segitiga Siku-siku
-
Perlawanan Ketum Kesthuri di Kasus Haji Ditolak Majelis Hakim