Suara.com - Indonesia memang negeri yang indah, namun sayangnya, banyak traveler mengakui jika ingin mengeksplor Indonesia ongkosnya jauh lebih mahal dibanding pergi ke luar negeri.
Seperti yang dialami artis Gading Marten yang mengaku lebih nyaman jalan-jalan ke luar negeri. Bukan karena sombong, namun lantaran di dalam negeri privasinya kerap terganggu, sehingga ia tidak bisa dengan rileks berlibur.
"Mohon maaf, saya kalau di Indonesia kurang menikmati kebebasan, kalau di luar negeri orang nggak ada yang kenal saya, mau ngapain aja bebas. Kalau di sini, yang mau foto malah jadi difoto, jadi waktunya berkurang," ujar Gading dalam acara Reddoorz di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2019).
Terlepas dari itu, dari sisi fasilitas dan transportasi, Indonesia memang masih kurang, khususnya di daerah pedalaman. Padahal diakui Gading, daerah pedalaman Indonesia sangat indah dan potensial sebagai tempat untuk traveling, sehingga pasti akan menarik turis mancanegara jika ditata lebih rapi.
"Indonesia kalau membahasnya fasilitasnya sama transportasi menuju ke situ, kalau di luar negeri ke desa apa itu bus teratur, semuanya teratur, menitnya sampai jam kedatangannya. Walaupun di desa, WC-nya tetap bagus bersih, tetap ada liftnya, jadi mereka sudah pikirn," ungkap Gading.
Tak hanya itu, Gading juga kerap membandingkan tempat yang ia kunjungi di Nusa Penida, di mana traveler harus dibuat lelah, dan akses tangga atau jalan menuju lokasi belum dibenahi dengan benar. Apalagi fasilitas kamar mandi, tempat yang sangat ia pikirkan saat berkunjung ke suatu daerah.
"Itu yang kita bilang kurang, misalnya lo ke beberapa tempat di Nusa Penida, turun ke bawah jalannya jauh, itu yang kurang. Misalnya jejak tapak tangganya itu seadanya aja kan dibikin gitu, jadi belum dimaksimalkan. WC sih, terutama kalau di Indonesia paling berat ya," tutup Gading.
Baca Juga: Santai Bersandal Jepit, Intip 5 Gaya Liburan Bella Saphira di Luar Negeri
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan