Suara.com - Survei : Ini 5 Destinasi Impian Generasi Traveler Gen Z
Berdasarkan survei Booking.com, traveling masuk dalam prioritas utama Gen Z dan berada di puncak daftar hal yang mereka rencanakan ketika ditanya tentang cara untuk menghabiskan uang selama lima tahun ke depan (65%). Traveling juga dianggap lebih penting daripada menabung untuk membeli rumah atau properti pertama mereka (60%).
Buktinya, hampir tujuh dari sepuluh (69%) Gen Z telah merencanakan perjalanan mereka. Mereka juga mempertimbangkan dampak lingkungan saat traveling dengan lebih dari enam dalam sepuluh (63%) mengungkapkan bahwa mereka mempertimbangkan untuk menghindari destinasi pariwisata yang terlalu ramai.
Dengan bucket list yang sudah dipetakan, Gen Z memiliki ide spesifik tentang perjalanan dan pengalaman apa yang ingin mereka dapatkan, yaitu mengunjungi keajaiban alam (49%), berkunjung ke taman hiburan (38%), liburan sambil berkontribusi ke komunitas lokal (44%), dan naik gunung (21%), dan lain sebagainya. Berikut 5 daftar tujuan wisata yang dapat memenuhi kebutuhan traveling Gen Z.
Sungai Lima Warna, Kolombia
Taman Nasional Sierra de La Macarena memiliki salah keajaiban alam berupa sungai lima warna yang dikenal oleh penduduk setempat sebagai Caño Cristales (baca: Kanyo Kristales). Destinasi ini dianggap menarik bagi hampir setengah (49%) Gen Z karena keindahan dan keanekaragaman hayatinya yang berupa air terjun, aliran, dan sungai penuh warna sepanjang 100 km dari Juni hingga November. Keajaiban alam yang unik ini disebabkan oleh fenomena biologis tanaman langka dan endemik yang disebut macarenia clavigera yang melapisi dasar sungai. Dalam satu tahun, sungai ini umumnya berwarna rona hijau tua tetapi ketika musim hujan, sungai berubah menjadi kaleidoskop warna.
Taman Hiburan menegangkan, Abu Dhabi
Hampir tujuh dari sepuluh (67%) traveler Gen Z tertarik untuk mendapatkan pengalaman yang berhubungan dengan atraksi wisata saat traveling, dan 38% diantaranya tertarik dengan atraksi seperti taman hiburan. Berlokasi di Abu Dhabi, Ferrari World bisa dijadikan salah satu opsi destinasi traveling Gen Z.
Taman hiburan ini dikenal sebagai taman hiburan paling mendebarkan dan bermerek Ferrari pertama di dunia. Traveler bisa naik roller coaster tercepat di dunia dan berlatih seperti pengemudi Ferrari dengan Scuderia Challenge. Ferrari World adalah salah satu dari banyak atraksi yang dapat dipesan melalui Booking.com Attractions, platform pemesanan atraksi wisata dengan konfirmasi instan dan e-tiket langsung untuk berbagai atraksi terbaik di seluruh dunia. Ideal untuk traveler Gen Z.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI
-
Hanya 12 Hari! Spider-Man Brand New Day Sukses Raup Rp29,5 Triliun
-
Bukan Sekadar Ikut Tren: Memaknai Kemerdekaan Digital Gen Z di Tengah Gempuran FOMO
-
Pemerintah Masih Pelajari Mekanisme Refund untuk Konsumen Beras Fortifikasi
-
BTN Gandeng Universitas Negeri Semarang Hadirkan KTM Co-Branding untuk 12.000 Mahasiswa Baru
-
Bunga PNM Mekaar Dipangkas dari 20% Jadi 8%, Berlaku September 2026
-
Negosiasi dengan AS Masih Berlangsung, Indonesia Minta Tarif Lebih Kecil