Suara.com - Indonesia seolah tak akan kehabisan destinasi wisata alam. Salah satu destinasi tersebut adalah mata air, yang kerap digunakan sebagai spot berfoto maupun pemandian oleh wisatawan.
Di daerah Ciponsok, Kabupateng Subang, Jawa Barat, ada sebuah mata air yang menarik. Sepintas, mata air yang satu ini akan mengingatkan Anda pada wisata Umbul Ponggok di Klaten.
Bagaimana tidak, mata air yang dinamai Mata Air Aqua Cipondok Subang ini sangat jernih. Dari atas, wisatawan bisa melihat bebatuan di dasar kolam.
Saking jernihnya, warga sekitar pun menggunakan mata air ini untuk sumber air minum, mencuci, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Sementara, wisatawan menggunakannya untuk berenang dan berpose di bawah air.
Meski begitu, mata air ini awalnya sama sekali bukan tempat wisata. Alih-alih, mata air dari pegunungan ini disebut-sebut merupakan pasokan bagi pabrik air mineral.
Mata Air Cipondok sendiri nyaris tidak pernah kering bahkan di musim kemarau sekalipun. Karena debit air yang banyak tersebut, warga sekitar pun memakainya untuk kebutuhan sehari-hari hingga menampungnya di kolam.
Lama-kelamaan, banyak wisatawan tertarik dengan kolam mata air yang ada. Layaknya di Umbul Ponggok, wisatawan bisa bebas berfoto di bawah air yang jernih nan segar.
Bahkan, beberapa wisatawan kerap membawa properti mereka sendiri untuk berpose di dalam mata air Cipondok ini.
Lokasi mata air ini sendiri berada di Kampung Cipondok, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Tempatnya tak jauh dari pabrik Aqua Cipondok sehingga mudah dicari.
Baca Juga: DIY Bersiap Bangun Wahana Olahraga Air Senilai Rp 60 Miliar
Untuk masuk kemari, wisatawan tak perlu membayar mahal. Cukup mengeluarkan biaya parkir motor sebesar Rp 2.000 saja, juga biaya untuk toilet dan tempat ganti pakaian.
Nah, tertarik untuk berwisata bawah air di Mata Air Aqua Cipondok Subang ini?
Berita Terkait
-
Apa Itu Kaum Adem? Rahasia Tetap Adem di Setiap Aktivitas Harian!
-
Kemarau Menggigit, Warga Bantul Sedot Selang demi Dapat Air
-
Mesin Cuci AQUA Eco-Wash Series FQW-850900QD Andalkan Steam dan Anti Bacterial Treatment
-
Krisis Air Bersih! Warga Cilegon Jalan Kaki Demi Setetes Air
-
Uji Tangguh MPV Hybrid Ini di Rute Ekstrem BandungSubang, Hasilnya Mengejutkan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali