Suara.com - Dalam rangka mengembangkan seni dan kreativitas dalam bidang seni lukis, Museum Basoeki Abdullah membuat sebuah perlombaan maha karya yang dikemas dalam Basoeki Abdullah Art Award #3 yang merupakan ketiga kalinya acara ini dilaksanakan.
Tema yang diusung pada tahun ini adalah “Re-Mitologisasi” yang mengungkapkan ekspresi yang berasal dari karya-karya Basoeki Abdullah, terutama karya-karya yang bertema mitologi.
Sejumlah lukisan seperti Djoko Tarub, Nyi Roro Kidul, Dewi Sri, maupun dunia pewayangan adalah beberapa contoh di antaranya.
Dalam konteks hari ini mitologi masih menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dari berbagai bidang.
Di bidang politik, ekonomi, sosial, agama, hingga budaya, mitologisasi telah menjadi atmosfir yang kental. Apalagi tahun 2019 merupakan tahun ambang berbagai kepentingan.
Santai Sore Bareng Seniman ini dibuat untuk memeriahkan penutupan Basoeki Abdullah Art Award yang akan membahas lebih lanjut mengenai seni dan mitologi.
Bahasan tersebut diulas lebih lanjut dengan dua narasumber hebat dalam bidangnya masing-masing, yaitu KP Hadi Danuwijoyo yang merupakan seorang pelukis legenda yang juga sangat mengenal sosok Basoeki Abdullah. Kemudian juga ada Dian Oerip yang merupakan desainer busana etnik yang erat kaitannya dengan wastra Indonesia.
Kegiatan seminar ini juga turut mengundang beberapa komunitas seni dan juga para seniman Indonesia untuk berdiskusi mengenai seni lukis dan perkembangannya dalam dunia permuseuman, khususnya Museum Basoeki Abdullah.
Tak hanya itu, acara ini dimeriahkan pula oleh tarian tradisional yang dibawakan oleh Komunitas Belantara Budaya Indonesia yang didirikan oleh Diah Kusumawardani Wijayanti.
Baca Juga: Keren, Minuman Ringan Ini Punya Kemasan Bikinan Seniman Grafis Kontemporer
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat lebih mengekspresikan karya seni melalui lukisan maupun karya lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Karhutla Menggila di Berbagai Daerah, Kemarau Ekstrem Atau Sengaja Dibakar?
-
Pembangunan Sementara Desa Adat Sade Ditargetkan Tuntas Sebelum Agenda MotoGP Mandalika
-
Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global Melalui Empat Kemitraan Strategis di BATIC 2026
-
Cinta Terlarang Berujung Teror: Karyawan SPPG di Tuban Peras Istri Orang Pakai Video Intim
-
Harga Emas Antam Anjlok Rp48.000, Kini Rp2,67 Juta per Gram
-
Desain Tak Lagi Milik Profesional, IM3 Buka AI dan Adobe Express untuk 15 Ribu Kreator hingga UMKM
-
Ruang Kelas Ambruk: Siswa SDN 3 Wonorejo Belajar di Bawah Tenda Darurat
-
Menhut Raja Juni Sebut Karhutla di Riau Terus Mengecil
-
Serum Viva Warna Biru untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Pengguna
-
Jangan Asal Buka Kiriman Misterius! Review Paket Santet: Petaka Belanja Online Mistik yang Kejam