Suara.com - ASN Dilarang Bercadar, Kemenkes : Kita Lebih Spesifik Lagi Baju Harus Putih
Baru-baru ini heboh soal rencana pelarangan mengenakan cadar bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Menteri Agama RI Fachul Razi.
Faktanya rencana ini mendapat dukungan di beberapa instansi pemerintah, termasuk Kementerian Kesehatan RI.
Sekjen Kemenkes RI, drg. Oscar Primadi, MPH aturan itu perlu didukung dan menegaskan, bahwa ASN perlu menaati aturan dan ketentuan cara berpakaian yang telah di tetapkan.
"Kalau di kesehatan malah lebih spesifik lagi, pakaiannya itu putih dan jelas ketentuan-ketentuannya, dan ketentuan ini (larangan bercadar) ya perlu didukung. Perlu ASN dan PNS itu ada aturannya, berpakaian agar disiplin," ujar drg. Oscar sesaat sebelum RDP Kemenkes dengan DPR RI, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019)
Lebih lanjut Alumni Kedokteran FKG UI ini memastikan bahwa cadar tidak ada dalam ketentuan cara berpakaian ASN di Kemenkes, terlebih hingga menutupi wajah, bahkan Kemenkes ada aturan khusus yaitu memakai kemeja putih.
"Ya, nggak bisa (bercadar) kita ini, sesuai nggak peraturannya, kalau nggak sesuai ya nggak bisa," jelasnya
Sehingga dengan begitu Oscar memastikan di Kemenkes tidak boleh ada, dan hingga kini tidak ada yang menggunakan cadar.
"Nggak ada (yang bercadar), ada kok sesuainya (aturan)," tambahnya.
Baca Juga: Rapat dengan Komisi IX, Menkes Terawan Banyak Ketemu Pasiennya
Sekedar informasi Fachul Razi tidak hanya melarang bercadar, tapi juga bercelana cingkrang, yang meskipun tidak dilarang agama, tapi untuk seorang ASN ada aturan yang harus dipatuhi.
Meski begitu hingga kini aturan larangan bercadar dan bercelana cingkrang belum ditetapkan secara resmi. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid mengatakan hingga kini aturan masih sebatas menyerap aspirasi, meskipun tak menampik pemerintah tengah menyiapkan aturan itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?