Suara.com - Jerawat memang masalah kulit yang sangat menyebalkan dan mengganggu penampilan. Menghilangkan bekas jerawat juga bukan perkara murah, apalagi jika sudah membentuk bopeng.
Bopeng bekas jerawat mungkin sangat sulit diatasi jika hanya mengandalkan obat jerawat atau skincare. Anda juga butuh perawatan kulit dari dokter ahli,
Melansir Hellosehat, berikut beberapa perawatan kulit untuk menghilangkan bekas jerawat. Walau tidak dapat menutupi bopeng bekas jerawat 100 persen, beberapa cara berikut ini sedikit banyak bisa membantu menyamarkannya.
1. Derma filler
Derma filler adalah prosedur penyuntikan wajah untuk mengangkat luka bopeng supaya ketinggiannya rata dengan area kulit lainnya. Sederhananya, derma filler dilakukan dengan mengisi atau menambal bagian kulit yang berlubang.
Bahan yang digunakan biasanya berupa kolagen, lemak Anda sendiri, atau bahan lainnya seperti asam hialuronat. Hanya saja karena efeknya tidak bertahan lama, cara ini harus dilakukan secara berulang kali dengan jarak 6 sampai 18 bulan supaya hasilnya maksimal.
2. Microneedling
Jika ingin menghilangkan bopeng bekas jerawat, Anda juga bisa melakukan microneedling. Teknik ini menggunakan rol kecil berisi jarum-jarum halus yang ditusukkan ke kulit untuk membantu mengurangi kedalaman bekas jerawat.
Microneedling juga sering disebut terapi induksi kolagen. Pasalnya, jenis perawatan kulit ini dapat merangsang pembentukan lebih banyak kolagen untuk mengisi lekukan atau bopeng pada wajah.
Baca Juga: Alami dan Cepat, 5 Kebiasaan Sehat untuk Hilangkan Bekas Jerawat
Menurut American Academy of Dermatology, perawatan ini membutuhkan waktu yang cukup lama hingga 9 bulan untuk melihat perubahannya. Metode ini terbilang aman untuk semua jenis dan warna kulit.
3. Dermabrasi dan mikrodermabrasi
Dermabrasi menjadi salah satu cara paling ampuh menghilangkan bopeng bekas jerawat. Dokter atau ahli kecantikan biasanya menggunakan sejenis kawat kecil halus yang berputar untuk mengangkat lapisan atas kulit secara lebih dalam.
Selama masa pemulihan, akan tumbuh lapisan kulit baru yang lebih halus. Namun, efeknya tidak terlihat instan karena biasanya membutuhkan 10 hari sampai 3 minggu.
Selain dermabrasi, ada juga mikrodermabrasi. Bedanya, metode ini menggunakan butiran kristal bikarbonat atau aluminium oksida untuk mengangkat lapisan terluar kulit yang rusak. Cara ini ampuh untuk menyamarkan bopeng bekas jerawat yang kecil dan belum terlalu dalam.
4. Chemical peeling
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Trik Manipulasi Diyah Kusumastuti untuk Jerat Orang Tua Titipkan Anak di Daycare Little Aresha
-
Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI
-
Sosok Dan Darmawan, Musisi Lokal yang Namanya Mencuat di Tengah Kasus Penyanyi D4vd
-
1 Mei Bank Buka atau Tidak? Ini Daftar Lengkap Libur Bank Mei 2026
-
Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!
-
Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot
-
Ini Sosok Suami Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
-
Apa Itu Kereta Aling-Aling? Mendadak Ramai gegara Kecelakaan di Stasiun Bekasi
-
UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha
-
Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?