Suara.com - Sasar Market Milenial, Jadi Tips Bisnis Kuliner Bisa Sukses dan Ngehits.
Bisnis kuliner makin banyak digeluti, mengingat market dan peminatnya yang tinggi. Tapi tidak jarang juga banyak yang jatuh dan gagal di bisnis ini.
Lalu bagaimana caranya bertahan dan bisnis kuliner bisa berlanjut hingga berkembang?
Founder CRP Group yang menaungi Upnormal Coffee dan Bakso Boedjangan, Rex Marindo memberikan kiatnya agar berbisnis di industri kuliner menjadi besar. Apalagi jika bisa memanfaatkan bonus demografi Indonesia di 2030, dimana para generasi milenials hingga Gen Z sangat menyukai kuliner.
"Bisnis kuliner industrinya besar. Bisnisnya akan terus tumbuh, penduduknya akan terus tumbuh, apalagi ada kelebihan demografi, Gen Z dan lain-lain," ujar Rex Marindo di Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019)
Dia mengatakan alih-alih memperdalam menunya, Rex memilih untuk memperdalam pengetahuan dasar, pemasaran, dan target pasar yang ingin dituju. Seperti Upnormal dan Bakso Boedjangan yang memang menjadikan milenials sebagai target market.
"You will run the business, kadang ada hal yang harus dicocokin dengan market, soto sate dan nasi goreng potensi luar biasa dan dikembangkan," ungkap Rex.
Founder Foodizz itu juga menyebut bisnis kuliner tidak harus bertema ala-ala kebaratan maupun ketimuran karena yang terpenting adalah kreativitas, membuat menu menjadi unik dan menarik. Bisa dilakukan dengan mengubah teknik, nama dan beragam bumbu rempah pilihan yang jarang terpikir.
"Misal Jawa Sumatera, soto ditambah kecap, asal diulik ditambahkan, seperti telor asin tekniknya molecular, bebas asal berkreasi dan juga dibuat viral dan kekinian. Nggak seharusnya east meets west, fusion," jelasnya.
Baca Juga: Chef Kwok-keung Chan Beberkan Bumbu Rahasia Lezatnya Masakan Fusion Asia
Di sisi lain, Celebrity Chef Yuda Bustara mengungkap 5 kriteria kuliner yang akan menarik minat para milenials, dan ini bisa jadi rujukan saat merintis bisnis kuliner. Mengingat milenials adalah generasi yang paling sulit dipuaskan dengan rasa keingintahuan yang tinggi.
"Pertama makanannya harus yang instagramable, unggul di tempatnya. Kedua adalah harga karena nggak mau mahal-mahal Ketiga, adalah attach dengan teknologi alias bisa dibayar dengan aplikasi atau tidak. Keempat itu adalah aksesnya gampang didapatkan, bisa digojekin misalnya. Terakhir itu adalah sebenarnya menu sehat karena milenial sekarang itu maunya menu sehat," sambung Chef Yuda.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
Terkini
-
3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!
-
Apa Cushion yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi Terbaik sesuai Review
-
Sunscreen atau Primer Dulu? Ini Panduan Skincare dan Makeup Tahan Lama
-
Sabun Cuci Muka Apa yang Cocok untuk Kulit Berminyak? Ini 5 Pilihan dengan Klaim Kontrol Minyak
-
Kardinal Suharyo Soroti Krisis Moral di Era Teknologi: Dunia Masih Butuh Suara Hati
-
4 Rekomendasi Loose Powder untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat sesuai Review
-
4 Sabun Cuci Muka Wardah untuk Pori-Pori Besar Sesuai Klaim Produknya
-
Cerita Korban Little Aresha: Pernah Diikat, Dikurung di Ruang Gelap hingga Dipaksa Tidur di Lantai
-
4 Tips Mengatasi Sepatu Putih yang Menguning, Cukup Pakai Bahan Ini Bisa Kinclong Lagi
-
Energi Bersih Tak Cukup Ramah Lingkungan, Tetapi Juga Harus Bisa Dipercaya