Suara.com - Siapa tak kenal objek wisata Ngarai Sianok di Bukittinggi, Sumatra Barat? Dengan panjang ngarai mencapai 15 km, Ngarai Sianok sudah dianggap setara dengan Grand Canyon di Amerika Serikat.
Meski begitu, keindahan Ngarai Sianok ternyata tak cuma bisa dinikmati dari ketinggian saja. Selain dari atas ngarai, wisatawan juga bisa mendatangi Lembah Taruko untuk melihat indahnya Ngarai Sianok dari bawah.
Ya, Lembah Taruko merupakan arena yang berada di dasar Ngarai Sianok. Di sini, wisatawan bisa menemukan objek wisata yang tak kalah indah.
Lembah Taruko sendiri merupakan area yang seolah dikepung bukit-bukit besar. Meski begitu, tak bisa dipungkiri jika deretan bukit-bukit tersebut tetap terlihat memesona dari bawah.
Di Lembah Taruko, travelers juga bisa menemukan sungai yang bernama Sungai Taruko. Sungai ini cukup dangkal dan tenang, sehingga dapat dipakai wisatawan untuk menyejukkan diri barang sejenak dan bermain air.
Selain wisata alam, Lembah Taruko juga dilengkapi restoran bernuansa alam yang cukup terkenal di kalangan wisatawan.
Kedua restoran tersebut adalah Kafe Taruko dan Restoran Kapatoman. Selain cocok untuk wisata kuliner, dari sini turis juga bisa menyaksikan bukit yang menjulang tingi.
Untuk mencapai Lembah Taruko sendiri, wisatawan memang butuh usaha lebih jika dibandingkan ke Ngarai Sianok.
Lembah Taruko terletak tak jauh dari pusat Kota Bukittinggi, sekitar 20 hingga 30 menit perjalanan.
Baca Juga: Menengok Nagari Pariangan, Desa Terindah di Dunia dari Sumatra Barat
Sebelum tiba di lembah ini, wisatawan akan dibawa melintasi jalan berliku yang sempit. Tak hanya itu, wisatawan juga harus menyeberangi sungai dan melewati kawasan mirip hutan.
Tertarik melihat keindahan Ngarai Sianok dari bawah di Lembah Taruko ini?
Berita Terkait
-
Warisan 1.300 Tahun di Tibet, Barkhor dan Potala Jadi Magnet Wisata Lhasa
-
Bukan di Area 51, Festival UFO Justru Digelar di Kulon Progo
-
Mengintip Kehidupan Dua Negara dari Wisata Patok Perbatasan Sebatik
-
Menikmati Panorama Tiga Gunung dari Jembatan Kaca Seruni Point Bromo
-
Gunung Kawi di Kota Apa? Ramai Dikaitkan dengan Isu Pesugihan Artis dan Pejabat
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara