Suara.com - Selama ini, daerah Indonesia Timur dikenal sebagai surga wisata bahari yang banyak diburu wisatawan. Meski begitu, pesona pantai yang tak kalah indahnya juga dapat ditemukan di Indonesia bagian tengah.
Bagi Anda yang sedang berkunjung ke Kalimantan Timur, Pulau Beras Basah dapat menjadi destinasi wisata. Pulau ini terletak di Selat makassar Timur, tak jauh dari Kota Bontang.
Untuk mencapai pulau ini, wisatawan dapat menggunakan kapal dari pelabuhan kota Bontang. Sesampainya di pulau, wisatawan akan disambut dengan hamparan pasir putih dan laut yang kebiruan.
Nama pulau Beras Basah sendiri konon berasal dari cerita legenda yang ada di daerah tersebut.
Konon, sebuah kapal yang membawa beras pernah karam di daerah tersebut. Beras yang dibawa kapal tersebut pun tumpah, lantas menjelma menjadi pulau berpasir putih yang sekarang banyak diburu wisatawan.
Selain keindahan pulaunya yang bak pulau pribadi, ada berbagai macam aktivitas yang dapat dilakukan travelers di Pulau Beras Basah.
Salah satu aktivitas yang dapat dilakukan di sini adalah wisata air seperti banana boat bersama teman atau keluarga.
Tidak hanya itu, pulau ini juga memiliki ombak yang tenang dan cocok untuk berenang hingga menikmati keindahan sunset.
Aktivitas lainnya yang kerap diburu turis saat berkunjung ke Pulau Beras Basah adalah snorkeling dan menyelam.
Baca Juga: Baru Saja Disambangi Maria Ozawa, Begini 5 Potret Eksotis Pulau Perawan
Ya, tak kalah dari perairan Indonesia Timur, Pulau Beras Basah juga memiliki terumbu karang berwarna-warni yang cocok dijadikan tujuan wisata.
Tidak heran, banyak travelers yang kini tertarik untuk berkunjung ke Pulau Beras Basah demi menikmati keindahan alam yang ditawarkan.
Apakah Anda berminat juga untuk menengok keindahan pulau berpasir putih di Kalimantan Timur ini?
Berita Terkait
-
Prahara Pulau Emas, Potret Luka Bencana Sumatra Dipamerkan di Aceh
-
Jokowi Dinobatkan sebagai Sesepuh oleh 9 Raja Timor
-
Serangan Amerika Serikat ke Qeshm Iran Tewaskan Satu Keluarga, Termasuk Balita
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Prahara Pulau Emas, Rekam Jejak Bencana Sumatra dalam Bingkai Foto
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan