4. Jangan memasak terlalu lama
Bahaya kanker dari makanan bakar berasal dari bagian makanan yang gosong menjadi arang. Bagian ini sering disebut sebagai bagian terlezat dari makanan bakar.
Padahal, di balik rasanya yang gurih mengintai risiko kesehatan yang bisa membahayakan Anda.
Untuk mencegah bahaya tersebut, hindari membakar makanan terlalu lama. Potonglah daging yang akan Anda bakar ke ukuran yang lebih kecil untuk mempersingkat waktu memasak.
Jika terdapat bagian yang gosong, buanglah bagian tersebut.
5. Membalik makanan
Pembakaran daging sapi, ayam, maupun ikan dengan suhu tinggi akan memicu pembentukan sejumlah senyawa kimia.
Senyawa kimia tersebut adalah heterocyclic amines (HCAs) dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs). Keduanya disinyalir dapat meningkatkan risiko kanker.
Anda dapat mencegah pembentukan senyawa-senyawa ini dengan membalik daging setelah salah satu sisinya matang.
Baca Juga: Libur Natal Tahun Baru, Puluhan Hotel Rusak Akibat Tsunami Belum Diperbaiki
Gunakan spatula saat membalik daging, jangan menggunakan garpu. Ujung garpu yang lancip akan merusak permukaan daging dan mengeluarkan sarinya.
Bahaya makanan bakar jelas mengintai jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan. Namun, dengan berbagai tips sehat di atas, Anda tentu dapat menghindarinya.
Untuk menunjang kebutuhan tubuh, jangan lupa tambahkan sayuran dan sumber karbohidrat pada makanan yang dibakar. Dengan begitu, tak hanya nikmat, Anda juga bisa mendapatkan gizi seimbang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan