Suara.com - Malam pergantian tahun tinggal sebentar lagi, Suara.com punya rekomendasi lokasi terbaik melihat kembang api tahun baru di Yogyakarta nih!
Ya, malam tahun baru identik dengan meriahnya suara terompet dan juga pesta kembang api. Tak terkecuali di Yogyakarta yang memiliki sejumlah spot yang menampilkan pesta kembang api super meriah.
Sambil mencicipi beragam kuliner khas Kota Gudeg, di beberapa titik wilayah Yogyakarta ini terdapat panggung hiburan dan tepat pada pukul 12 malam akan dimeriahkan dengan pesta kembang api.
Berikut Suara.com rangkum, 5 spot untuk melihat pesta kembang api malam tahun baru di Yogyakarta.
1. Bukit Bintang
Berlokasi di Jalan Wonosari, terdapat banyak sekali warung makan yang buka hingga dini hari. Dari deretan warung makan ini Anda bisa melihat meriahnya pesta kembang api.
Warna-warni pesta kembang api di perkotaan memang terlihat kecil dari Bukit Bintang namun tetap menarik dan juga meriah.
Jadi Anda dan keluarga bisa menikmati makanan dan minuman sembari melihat pesta kembang api dari beberapa wilayah tak jauh dari Bukit Bintang.
2. Mandala Krida
Baca Juga: 4 Spot Seru untuk Melihat Pesta Kembang Api Malam Tahun Baru di Jakarta
Tak jauh dari jantung Kota Yogyakarta, Anda juga bisa melihat pesta kembang api malam tahun baru di Mandala Krida.
Sebelum pesta kembang api, biasanya di Mandala Krida ini terdapat acara hiburan balapan semalam suntuk yang pastinya super seru.
Karena diperkirakan akan macet, jadi ada baiknya Anda datang ke Mandala Krida lebih awal ya.
3. Pantai Parangtritis
Tak kalah meriah, Anda juga bisa menyaksikan pesta kembang api malam tahun baru di Pantai Parangtritis. Di sini Anda bisa melihat pesta kembang api lebih leluasa tanpa harus takut terhalang pepohonan dan gedung-gedung lho.
Sebelum pesta kembang api, Anda dapat terlebih dahulu menikmati seafood di warung makan seafood yang letaknya tak begitu jauh dari bibir Pantai Parangtritis.
Berita Terkait
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Awalnya Tak Percaya, Penjual Asal Kebumen Mendadak Menang Liburan ke New Zealand
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Cara Pesan Tiket Shinkansen untuk Liburan di Jepang, Kini Bisa Lebih Praktis dari Indonesia
-
7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan