Suara.com - Banjir yang menggenangi beberapa titik di kawasan pemukiman Jabodetabek, berangsur-angsur surut. Warga pun mulai disibukkan membersihkan rumah dan kemudian menata kembali perabotan rumah tangga.
Bagi Anda korban banjir yang juga sedang berbenah, tak ada salahnya menata perabotan rumah tangga pascabajir dengan metode KonMari, perempuan asal Jepang yang mengembangkan metode merapikan rumah, seperti dilansir dari Goodhousekeeping, Kamis (2/1/2020), berikut ini.
Metode KonMari adalah pendekatan minimalis yang diilhami oleh Marie Kondo untuk merapikan barang berdasarkan kategori barang-per-barang, bukan berdasarkan ruangan. Ada beberapa aturan dasar untuk memulai proses penataan rumah. Tapi sebelumnya, lupakan gaya hidup ideal versi Anda, dan ikhlaskan barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Kategorikan barang
Keluarkan semua barang dari penyimpanan dan pisahkan menjadi lima kategori, yaitu pakaian, buku, dokumen, komono atau benda-benda lain, serta benda-benda yang memiliki kenangan (misalnya foto, souvenir, dll).
Rapikan berdasarkan item
Setelah dipilah menjadi tumpukkan besar, mulailah memilih. Pada tahap ini Anda mungkin akan stres dalam memilih barang. Anda mungkin ingin tetap menyimpan semua barang yang sesungguhnya tak Anda butuhkan. Nah, untuk mengurangi beban itu, yakinkan mana barang yang benar-benar Anda suka dan bahagia memilikinya.
Selesaikan berdasarkan kategori
Anda baru boleh berpindah kategori setelah satu kategori selesai. Jadi, pilihlah barang yang memang benar-benar layak Anda simpan atau pertahankan di tempat yang sudah disediakan. Di laci, lemari, atau rak.
Baca Juga: Kesulitan Mengepak Koper Saat Liburan, Coba Metode KonMari
Buat checklist
Jika barang yang Anda rapikan terlalu banyak. Maka Anda membutuhkan checklist. Misalnya, barang dapur. Buat daftar barang-barang apa saja yang Anda butuhkan untuk keperluan dapur. Lalu, pilih dan atur barang yang Anda butuhkan pada tempatnya. Lalu, tinggalkan barang lain yang tersisa.
Dokumentasi
Memang berat meninggalkan barang-barang yang sudah Anda punya. Tetapi Anda harus rela melepaskannya karena sudah tak dibutuhkan lagi. Sebagai gantinya, foto barang tersebut lalu simpan di galeri dokumentasi foto. Selamat mencoba.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal