Suara.com - Ketika Pangeran Harry mengumumkan keinginannya untuk mundur sebagai anggota senior kerajaan, beredar kabar jika ia menjadi korban bullying kakaknya sendiri, Pangeran William.
Adalah Times of London, media yang memberitakan isu bullying tersebut.
Terkait hal ini, baik Pangeran William maupun Pangeran Harry kompak menjawab tidak benar. Dua Pangeran Inggris ini mengecam media tersebut melalui juru bicara yang kemudian disampaikan pada wartawan kerajaan, Chris Ship.
"Ini adalah bantahan yang jelas, (tentang) sebuah kisah palsu diberitakan oleh sebuah surat kabar Inggris hari ini tentang spekulasi hubungan antara Duke of Sussex dan Duke of Cambridge," jelas pernyataan tersebut.
"Bagi kakak beradik yang amat peduli tentang masalah kesehatan mental, penggunaan bahasa menyakitkan ini bersifat ofensif dan berpotensi bahaya," lanjutnya.
Berita muncul berdasarkan spekulasi, di mana Pangeran William diduga telah bersikap tidak ramah pada istri Pangeran Harry, Meghan Markle.
Berawal dari sana, pasangan yang bergelar Duke dan Duchess of Sussex ini merasa terus ditindas hingga akhirnya tak betah dan memutuskan untuk mundur dari anggota senior kerajaan.
Klarifikasi ini mucul setelah Ratu Elizabeth II mengadakan rapat darurat di Sandringham bersama anggota senior kerajaan lain.
Dalam rapat ini, dibahas juga jalan keluar untuk permasalahan Pangeran Harry yang ingin kehidupan lebih mandiri dengan mundur dari anggota senior kerajaan.
Baca Juga: Fitur Baru Instagram Siap Hentikan Komentar Berindikasi Bullying
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan