Suara.com - Siapa yang tidak kenal dengan Solo? Kota yang terkenal dengan lagu “Bengawan Solo” ini merupakan salah satu kota terbesar di Pulau Jawa bagian selatan menurut jumlah penduduk. Tidak hanya sejarah dan tempat-tempat rekreasinya, Solo juga mempunyai hidangan khas yang lezat dan wajib untuk dicoba.
Penasaran? Yuk, jajal menu-menu khas di 5 tempat wisata kuliner Kota Solo berikut ini!
1. Soto Gading
Soto Gading sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Kuliner legendaris ini sering disantap oleh para pejabat negara, lo. Letaknya ada di Jalan Brigadir Jenderal Sudiarto No. 75 dan memiliki beberapa cabang. Meskipun banyak pedagang yang menjual hidangan yang sama, Soto Gading tetap menjadi favorit karena cita rasanya yang khas.
Soto ini disajikan dengan kuah bening yang sedikit kental. Jika ingin lauk-pauk pelengkap, ada tahu, tempe, satai kerang, satai uritan, empal, dan jeroan. Sejak dahulu, harganya masih saja murah, yakni hanya Rp10.000 per porsi. Tambah lauk pun hanya membayar Rp1.000. Jangan datang terlalu sore jika tidak ingin kehabisan, ya!
2. Serabi Notosuman
Menu legendaris berikutnya adalah serabi Notosuman. Lokasinya ada di Jalan Mohammad Yamin No. 28. Warung ini sudah berdiri sejak 1920-an. Perbedaan serabi Solo dengan serabi Bandung adalah teksturnya yang lebih tipis dan lembut. Pembuatannya pun sangat mudah, yakni dengan mencampur tepung beras dan santan, lalu menuangkannya ke wajan cetakan.
Serabi Notosuman menyajikan dua varian rasa yang populer, yaitu original dan cokelat. Rasanya tak akan puas jika Anda hanya membeli satu saja. Serabi polos dipatok dengan harga Rp1.800 dan rasa cokelat seharga Rp2.000. Sangat murah, bukan? Datanglah pada pagi hari supaya tidak mengantre terlalu lama.
3. Warung Selat Mbak Lies
Baca Juga: Aplikasinya Kencang di Online, Okupansi Airy Premier Seminyak Meningkat
Ingin kuliner yang gurih dan menyegarkan? Cobalah menu selat yang sedap di Warung Selat Mbak Lies. Warung ini terletak di Jalan Veteran Gang 2 No. 42, Serengan.
Menu-menu yang ditawarkan di antaranya ialah selat lidah, selat bistik, selat galantin kuah saus, selat galantin kuah segar, dan timlo. Selat terdiri dari daging sapi has luar yang direbus dalam kuah. Kuah tersebut dibumbui cuka, bawang putih, kecap Inggris, kecap manis, merica, dan pala.
4. Sate Kambing Mbok Galak
Restoran ini terletak di Jalan Ki Mangun Sarkoro No. 112, Banjarsari. Menu satai kambing di sini sering disebut dengan nama “Sate Buntel”. Usaha restoran ini telah dimulai sejak tahun 1980 dan telah melegenda. Rahasia keempukan daging kambing di restoran Mbok Galak ini adalah pemilihan kambing berumur satu tahun. Kambing yang sudah tua biasanya menghasilkan bau menyengat dan kurang empuk.
5. Timlo Sastro
Terakhir adalah kedai yang terletak di Jalan Kapten Mulyadi No. 8, Sudiroprajan, Jebres. Timlo Sastro telah berdiri sejak tahun 1952 dan sampai saat ini masih ramai akan pengunjung. Menu ini terdiri dari kembang tahu dan daging atau telur sebagai isiannya.
Sudah tak sabar ingin menjajal hidangan-hidangan khas Solo? Yuk, segera kunjungi tempat-tempat wisata kuliner di atas! Tak perlu cemas dengan bujet karena ada banyak kuliner yang murah di kota ini.
Sebelum itu, pesan tiket pesawat ke Solo terlebih dahulu melalui Airy. Pilih tiket pesawat dari beragam maskapai penerbangan, contohnya tiket pesawat Batik Air. Transaksi Anda dijamin bebas dari penipuan dan tak akan mengecewakan. Temukan juga layanan refund dan reschedule di dalam aplikasinya.
Untuk urusan penginapan, jangan khawatir, Airy juga menyediakan beragam hotel terbaik di Solo dengan 7 jaminan kenyamanan dan harga yang bersaing. Tentunya pengalaman menginap Anda di Airy akan terasa lebih baik.
Berita Terkait
-
Liburan Bersama Buah Hati ke 5 Tempat Wisata Keluarga di Bali
-
Semua Senang Diajak Liburan Keluarga ke Museum Angkut Malang
-
5 Tempat Wisata Alam yang Paling Populer di Bengkulu
-
Jelajahi Serunya Palembang bersama Keluarga di 5 Tempat Istimewa Ini
-
Ingin Liburan ke Labuan Bajo? Jangan Lupa Bawa 5 Perlengkapan Ini
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik